Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vinicius Pertajam Serangan, Maia Perkuat Pertahanan

G
Penulis: Galih R Prasetyo❯
TAJAM: Joel Vinicius (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.
TAJAM: Joel Vinicius (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

Advertisement

MALANG KABUPATEN, RADAR MALANG Keputusan Arema FC memaksimalkan kuota pemain asing berjalan tepat. Rekrutan anyar yang bergabung pada putaran pertama dan kedua memberi kontribusi positif. Mereka juga memegang peran krusial. 

Joel Vinicius misalnya, pemain asal Brasil itu membuat lini serang semakin tajam. Dia sudah mencetak empat gol dari tujuh laga bersama tim. Kontribusi itu membuat Arema FC tak pernah puasa gol setelah kalah dari Dewa United pada pekan ke-18.

Meski tak bermain lama, Maia juga punya kontribusi besar di lini pertahanan. Kehadirannya membantu Arema FC memperpanjang statistik clean sheet jadi tiga laga beruntun. Dia menjadi pengganti Luiz Gustavo yang ideal.

Sementara itu, Valdeci Moreira, Paulinho Moccelin, Matheus Blade, Betinho, dan Luiz Gustavo yang bergabung awal musim membuat tim kompetitif. Kemampuan mereka menunjang pemain lama. Singo Edan juga catat start bagus saat awal musim dan memiliki rekor away. 

Setelah kalah dalam laga uji coba lawan Persija, Arema FC unbeaten dalam empat laga awal kompetisi. Efeknya tim berada di papan atas. Statistik away tim, tak terkalahkan dalam tujuh laga beruntun. Catat lima imbang dan menang dua kali.

Pada putaran pertama, jumlah gol pemain asing lama Dalberto Luan Belo meningkat. Dia jadi top skor sementara dengan 10 gol. Dalam momen itu, Valdeci dan Pualinho jadi super kreativitas lewat torehan assist, Blade serta Gustavo perkuat pertahanan. 

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, performa legiun asing masih belum 100 persen. Menurutnya, mereka bisa terus meningkat ke depan. ”Kompetisi masih panjang, masih ada ruang bagi pemain baru kami untuk (terus) berkembang lebih baik lagi,” katanya.

Dia meyakini itu, karena para pemain tak merasa puas. Masih mempunyai hasrat besar untuk mencapai target masuk lima besar saat akhir musim. Selain itu, dia melihat hubungan antar pemain semakin kuat. Itu memudahkan proses adaptasi.

Disinggung proses perekrutan, Marcos mengatakan, tim berusaha tak panic buying. ”Kami merekrut pemain yang sesuai kriteria dan (gaya) permainan Arema FC. Meski tak semua perform, tapi dari berbagai kandidat mereka adalah yang terbaik,” katanya.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, perekrutan pemain Singo Edan musim ini tak mudah. Klub perlu mengelola pendanaan dengan baik. ”Tapi berkat kolaborasi antar pelatih dan klub, kami bisa mengatasi tantangannya,” katanya. (zan/gp)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Manajemen Arema FC Tuntut Skuad Singo Edan Konsistensi di Dua Kompetisi   

Manajemen Arema FC Tuntut Skuad Singo Edan Konsistensi di Dua Kompetisi  

Betinho Filho dan kawan-kawan harus membagi fokus ke dua kompetisi berbeda selama bulan November ini. Itu karena, dua dari lima laga yang harus dihadapi pada bulan ini berlangsung di ajang I.League Cup.

Andre Caldas Ungkap Dua Penyebab Arema FC Kalah 3-0 dari Madura United, Cedera Careca Jadi Sorotan

Andre Caldas Ungkap Dua Penyebab Arema FC Kalah 3-0 dari Madura United, Cedera Careca Jadi Sorotan

Andre Caldas mengungkap dua penyebab Arema FC kalah 3-0 dari Madura United, yakni gagal mengantisipasi sepak pojok dan cedera Careca.

Pemain Singo Edan Diminta Bermain Tanpa Celah untuk Menang di Laga Pekan Ke-9 Super League

Pemain Singo Edan Diminta Bermain Tanpa Celah untuk Menang di Laga Pekan Ke-9 Super League

Penggawa Arema FC wajib tampil percaya diri saat melawan Madura United. Meski berstatus tuan rumah, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu punya catatan kurang bagus saat jalani laga melawan klub asal Jawa Timur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer