Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atlet Sepatu Roda Butuh Lintasan Indoor

I
Penulis: Indah Mei Yunita❯
SARPRAS: Seorang atlet melaju di lintasan sepatu roda kompleks Stadion Kanjuruhan, Kepanjen kemarin.
SARPRAS: Seorang atlet melaju di lintasan sepatu roda kompleks Stadion Kanjuruhan, Kepanjen kemarin.

Advertisement

KEPANJEN, RADAR MALANG - Lintasan (track) sepatu roda di kompleks Stadion Kanjuruhan, Kepanjen butuh peningkatan kualitas. Fasilitas olahraga tersebut memang dinilai sudah layak guna, akan tetapi butuh sentuhan renovasi modern, sehingga berfungsi optimal dalam segala cuaca.

Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang Priyo Sudibyo mengatakan, fasilitas tersebut pertama kali dibangun pada 2016 silam. Sejak diresmikan, sarpras tersebut menjadi pusat pembinaan atlet muda berkat standardisasi desainnya yang mumpuni untuk ukuran regional.

Hanya saja bangunannya outdoor, sehingga tak bisa dipakai ketika diguyur hujan. “Kalau hujan, aktivitas sepatu roda di sini lumpuh. Lintasannya menjadi licin,” kata pria yang akrab disapa Bogank itu.

Advertisement

Sebab jika dipaksakan sangat membahayakan keselamatan para atlet sepatu roda. Hal itu karena roda roller skate sangat sensitif terhadap kelembapan dan genangan air, risiko tergelincir hingga cedera fatal.

Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, dia melanjutkan, aspirasi untuk membenahi lintasan sepatu roda mulai bermunculan. “Kami berharap supaya bisa diubah menjadi arena indoor. Supaya pembinaan atlet tidak terhambat cuaca,” imbuh pria yang juga Direktur Utama Perumda Tugu Tirta itu.

Advertisement

Dia mengatakan, menjelang Porprov IX Jawa Timur 2025 lalu, lintasan tersebut sempat mendapatkan jatah perbaikan dari Pemkab Malang. Namun pembenahan hanya fokus pada pengecatan ulang permukaan. Baik lintasan maupun area tribun. Serta penambalan aspal pada titik-titik krusial yang mengalami kerusakan parah atau berlubang. Sehingga arena menjadi semakin layak digunakan pertandingan.

Terbaru, lintasan sepatu roda digunakan untuk kejuaraan Jatim Open 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur pada 10-12 Juli 2026 lalu. Kejuaraan sepatu roda tersebut diikuti 2.436 peserta dari 133 tim di seluruh Indonesia. Mereka bertanding di 26 nomor lomba dari 5 kategori utama. Yakni speed, freestyle, agresif, RX, dan skateboard.(yun/dan)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

RANS Nusantara Bayar Sewa Stadion Kanjuruhan Sama seperti Arema FC, Begini Kata Pemkab Malang

RANS Nusantara Bayar Sewa Stadion Kanjuruhan Sama seperti Arema FC, Begini Kata Pemkab Malang

RANS Nusantara FC belum mengajukan surat resmi penyewaan Stadion Kanjuruhan meski telah memilihnya sebagai homebase Liga 2 2026/2027. Pemkab Malang masih menunggu pengajuan untuk menentukan biaya sewa.

Berikut Dua PR Perbaikan di Stadion Kanjuruhan sebelum Super League

Berikut Dua PR Perbaikan di Stadion Kanjuruhan sebelum Super League

Stadion Kanjuruhan masih akan menjadi kandang Arema FC untuk menjamu lawan di Super League 2026/2027. Tapi sebelum digunakan untuk kompetisi ada perbaikan yang harus dilakukan di sana.

Stadion di Kabupaten Malang Tersebar hingga Desa dan Kecamatan, Ternyata Begini Kondisinya sampai Memprihatinkan

Stadion di Kabupaten Malang Tersebar hingga Desa dan Kecamatan, Ternyata Begini Kondisinya sampai Memprihatinkan

Kabupaten Malang mempunyai banyak stadion. Selain stadion besar di Kepanjen dan Turen, juga ada stadion kecil-kecil di tingkat kecamatan dan kelurahan. Sayangnya, tidak sedikit yang memprihatinkan karena kurang perawatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer