Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kantongi Skema Atasi Permainan Low Block, Marcos Senang dengan Progres Tim

M
Penulis: M. Affan Fauzan❯
Laga uji coba Arema FC melawan Deltras Sidoarjo. Sumber: website resmi Arema FC Official.
Laga uji coba Arema FC melawan Deltras Sidoarjo. Sumber: website resmi Arema FC Official.

Advertisement

 KABUPATEN –RADAR MALANG- Dua laga latih tanding yang dilakukan Arema FC berjalan sesuai dengan target tim pelatih. Marcos Vinicius dan kawan-kawan diklaim tidak kesulitan menghadapi tim yang menerapkan skema bertahan. Hal itu terlihat dari hasil dua pertandingan tersebut yang sukses meraih kemenangan.

 Pada latih tanding kedua, Singo Edan mampu mengalahkan Deltras FC Sidoarjo dengan skor 2-0. Dua gol Arema FC masing-masing dicetak Hamzah Titofani dan Johan Ahmat Farizi. Hasil serupa juga diraih saat menghadapi RANS Nusantara FC.

 ”Dua tim tersebut bermain dengan garis pertahanan rendah (low block) dan itu menyulitkan kami. Namun kami berhasil mengatasi hal tersebut karena bisa menemukan solusinya,” ujar Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Menurutnya, variasi skema dalam melakukan serangan menjadi faktor pembeda. Baginya, Singo Edan memiliki banyak opsi saat satu atau dua game plan tidak berhasil membuahkan gol.

Advertisement

 Selain itu, menurunkan striker murni juga memudahkan Arema FC untuk meningkatkan peluang untuk memburu gol. Meski dua laga tersebut tidak dicetak pemain di posisi penyerang, namun pergerakan striker di kotak penalti memudahkan penggawa lain untuk lepas dari kawalan lawan. Itu membuat pemain lain leluasa dalam melakukan penyelesaian akhir.

 Marcos menambahkan, dalam dua pertandingan latih tanding tersebut tidak hanya meningkatkan persentase kemenangan saat menghadapi tim yang bermain lebih defensif. Lebih jauh, juga dapat meningkatkan kepercayaan diri Achmad Maulana cs. Sebab, saat menghadapi skema lawan yang bertahan, tim menghadapi situasi yang lebih sulit untuk mencetak gol.  

 Dia berharap, hasil positif tersebut tidak hanya terjadi pada laga latih tanding saja. Namun bisa terus berlanjut saat mengarungi kompetisi Super League yang akan dimulai pada 4 September mendatang. ”Saya ingin agar para pemain bisa terus berkembang dan mengatasi berbagai masalah saat menjalani kompetisi mendatang,” jelasnya.

Advertisement

 Di tempat terpisah, winger Arema FC Gabriel Silva mengaku senang dengan perkembangan tactical timnya. Itu karena, Singo Edan bisa terus belajar bagaimana mengatasi masalah di lapangan. Lalu, punya cara mengatasi karakteristik lawan yang berbeda. ”Situasi tersebut dapat memudahkan kami saat menghadapi lawan serupa di Liga nanti,” imbuhnya. 

Pemain kerap disapa Gabi itu bertekad untuk bekerja keras. Itu menyusul, belum pecah telur selama gelaran Piala Presiden 2026. (zan/gp)

Advertisement

Artikel Terkait

Andre Caldas Ungkap Dua Penyebab Arema FC Kalah 3-0 dari Madura United, Cedera Careca Jadi Sorotan

Andre Caldas Ungkap Dua Penyebab Arema FC Kalah 3-0 dari Madura United, Cedera Careca Jadi Sorotan

Andre Caldas mengungkap dua penyebab Arema FC kalah 3-0 dari Madura United, yakni gagal mengantisipasi sepak pojok dan cedera Careca.

Pemain Singo Edan Diminta Bermain Tanpa Celah untuk Menang di Laga Pekan Ke-9 Super League

Pemain Singo Edan Diminta Bermain Tanpa Celah untuk Menang di Laga Pekan Ke-9 Super League

Penggawa Arema FC wajib tampil percaya diri saat melawan Madura United. Meski berstatus tuan rumah, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu punya catatan kurang bagus saat jalani laga melawan klub asal Jawa Timur.

Mentalitas Skuad Singo Edan sedang Positif Jelang Melawan Madura United

Mentalitas Skuad Singo Edan sedang Positif Jelang Melawan Madura United

Kemenangan besar pada laga perdana I.League Cup 2026/2027 menjadi suntikan moral bagi penggawa Arema FC. Hasil positif itu diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan diri Robi Darwis dan kawan-kawan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer