
RADAR MALANG-Skema bola mati menjadi salah satu andalan Arema FC musim ini untuk membobol gawang lawan. Singo Edan berhasil mencetak tujuh gol dari situasi set piece sampai pekan ketujuh BRI Super League. Torehan itu sekaligus membuat Arema FC menjadi salah satu tim dengan gol dari bola mati terbanyak.
Unggul dari juara musim lalu Persib Bandung. Maung Bandung berada di urutan kedua dengan catat empat gol dari skema bola mati. Persija Jakarta, Java United FC, Madura United FC, Persik Kediri, Persita Tangerang dan PSS Sleman masing-masing mencetak tiga gol dari set piece.
Pelatih Caretaker Arema FC Andre Caldas menjelaskan, skema set piece di sepak bola modern mengalami banyak perubahan. Itu karena, punya banyak variasi dan skenario dalam mencetak gol. ”Strategi tersebut selalu berevolusi setiap tahun. Jadi kami harus memanfaatkan skema tersebut dengan optimal,” katanya.
Menurutnya, tendangan bebas maupun corner kick bisa menjadi opsi tim apabila kesulitan membongkar pertahanan lawan dari skema open play. Tim pelatih bisa mengatur pemain mana saja yang punya kemampuan duel udara, second ball maupun tendangan langsung ke gawang. Skenario tersebut selalu dicoba setiap sesi latihan.
Melihat konsistensi tersebut, dia mengaku tidak terkejut dengan produktivitas gol anak asuhnya. Pelatih berusia 38 tahun itu berharap skema bola mati selalu memberi keuntungan. ”Saat kami terus mencetak gol dari situasi itu (bola mati), berarti tim ini terus berkembang dan mampu beradaptasi,” kata dia. (zan/gp)


