Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Perkuat Penguasaan Bola

Galih R Prasetyo • Sabtu, 6 Juli 2024 | 18:11 WIB

PERBANYAK OPSI: Joel Cornelli (tengah) memberikan instruksi kepada para pemain Arema FC dalam sesi latihan di Stadion Gajayana Kamis lalu (4/7).
PERBANYAK OPSI: Joel Cornelli (tengah) memberikan instruksi kepada para pemain Arema FC dalam sesi latihan di Stadion Gajayana Kamis lalu (4/7).

Cornelli Tidak Ingin Sekadar Bermain Agresif

MALANG KOTA - Ada sejumlah persamaan antara Joel Cornelli dengan mantan pelatih Arema FC Fernando Valente. 

Salah satunya juru taktik asal Brazil itu juga mengusung permainan yang mengandalkan penguasaan bola. 

Mantan nakhoda Al Riyadh FC itu melihat kurang maksimal jika tim hanya bermain agresif. 

Berangkat dari itu, dalam beberapa hari latihan bersama tim dia berusaha terus meningkatkan kualitas passing para pemain. 

Baik itu secara individu atau dalam organisasi permainan. 

Berdasar pengamatan wartawan koran ini dia mengasah aspek itu dengan meminta pemain melakukan umpan-umpan cepat di ruang sempit. 

Biasanya pelatih asal Brazil itu hanya menggunakan setengah lapangan dengan membagi tim menjadi dua. 

Baca Juga: Arema FC Buka Opsi Berkandang di Bantul

Dalam menjalani program itu intensitas latihan lumayan tinggi. 

Para pemain harus terus bergerak mencari ruang, melakukan umpan pendek yang baik, dan cepat mengambil bola saat direbut lawan. 

Joel Cornelli menjelaskan, mengedepankan permainan penguasaan bola karena ingin timnya memegang kendali permainan. 

Dia melihat cara itu akan membantu tim mendapat apa yang diinginkan di pertandingan. 

”Saat dengan bola tim akan lebih leluasa dan punya banyak opsi di pertandingan,” katanya. 

Contohnya memaksa lawan untuk tidak bisa mengembangkan permainan terbaiknya. 

Lalu, bisa mencipakan ancaman di area pertahanan lawan. 

Dia yakin gol akan datang saat tim banyak menekan. 

Selain faktor itu, nakhoda tim berusia 57 tahun melihat Arema FC mempunyai modal melakukan permainan itu. 

Salah satunya punya pemain dengan kemampuan passing dan permainan kombinasi yang baik. 

Di antaranya Arkhan Fikri, Julian Guevara, Wiliam Marcilio, Muhammad Rafli, Jayus Hariono, sampai rekrutan anyar Shulton Fajar. 

Thales Lira, Choi Bo-kyung, dan Syaeful Anwar juga bisa dibilang center back mampu memulai serangan dari belakang. 

Musim lalu Syaeful tercatat menjadi pemain Arema FC paling banyak melakukan operan sukses. 

Totalnya 443 kali. 

Baca Juga: Ini Profil Pemain Baru M Shulton Fajar : Mendapat Kontrak Arema FC seusai Trial Sepekan

Jayus Hariono 852 kali. 

Musim lalu tingkat operan sukses Arema FC mencapai 82,8 persen. 

Meski begitu, namun Cornelli enggan disebut membuat Arema FC akan memainkan permainan jogo bonito. 

Menurutnya statusnya sebagai pelatih asal Negeri Samba bukan berarti akan menerapkan hal itu. 

”Saya hanya menganalisis apa menjadi kelebihan tim ini dan menyesuaikan karakter yang ada,” katanya. 

Menurutnya penguasaan bola hanya salah satu opsi dalam permainan yang diinginkannya pada musim 2024/2024 nanti. 

Target utamanya tetap ingin menang. 

Karena itu akan berusaha memperkuat pertahanan dan mempertajam transisi permainan. 

Prinsip dasarnya tidak ingin lawan nyaman menguasai bola. 

Di tempat terpisah, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan penting memegang kendali permainan. 

Itu karena, bisa mendikte permainan lawan. 

Baca Juga: Arema FC Sabar Tunggu Legiun Asing Klop

”Yang perlu diperhatikan Coach Joel juga menekankan permainan yang solid saat bertahan dan maksimal saat mendapat peluang,” katanya. 

Menurutnya permainan agresif harus tetap diimbangi dengan skema seperti itu. Alasannya sebagai opsi untuk menghadapi lawan punya karakter berbeda di setiap laga. 

”Punya banyak strategi akan bagus. Karena sebagai antisipasi perubahan situasi di lapangan,” katanya. (gp)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Arema FC #bola #penguasaan #joel cornelli #Perkuat