MALANG KOTA - Selangkah lagi Dendi Santoso dkk kembali bermain di Malang.
Manajemen Singo Edan sudah mendapat lampu hijau berkandang di Stadion Kanjuruhan.
Paling lambat, Arema FC menggunakan venue itu saat melawan PSM Makassar, 10 Februari nanti.
General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandi mengatakan, dalam waktu dekat, bersama Pemerintah Kabupaten Malang dan PT Waskita akan melakukan peninjauan fasilitas.
Tujuannya, memastikan fasilitas yang ada di Stadion Kanjuruhan sudah memenuhi standar Liga 1.
”Supaya saat dilakukan proses assessment dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), tidak lagi ada kekurangan,” jelas pria yang akrab disapa Inal itu.
Menurut nya, klub akan lebih dulu mengirim surat kepada PT LIB.
Tujuannya, untuk menurunkan tim re-assessment.
Seusai itu, pihaknya akan melakukan simulasi keamanan.
Mereka akan menggandeng Polres Malang dan Polda Jawa Timur untuk kegiatan itu.
Proses itu dilakukan demi membuat laga kandang Singo Edan tertib, aman, dan nyaman.
Inal memprediksi rangkaian proses itu membutuhkan waktu yang lama.
Karena itu, dia belum berani memastikan laga melawan Persib Bandung di Malang.
Laga itu, dijadwalkan berlangsung pada 24 Januari.
Tapi, berdasar pengalaman nya, ada peluang proses tersebut berjalan lebih cepat.
Terdapat dua faktor yang mendukung percepatan itu.
Pertama, Stadion Kanjuruhan sudah pernah lolos assessment dari PT LIB.
Karena itu, diperkirakan tidak terlalu banyak catatan yang akan diberikan untuk kandang Arema FC itu.
Kedua, pihak kepolisian sudah pernah bekerja sama dengan Arema FC saat berkandang di Blitar.
Karena itu, sudah mengetahui sistem pengamanan yang mereka rancang.
Alhasil, proses sosialisasinya tidak membutuhkan waktu lama.
”Pemkab Malang sudah yakin dengan komitmen kami untuk menjamin keamanan saat pertandingan,” tutur Inal.
Dia mengatakan, pihaknya sudah banyak belajar sejak menjadi tim musafir.
Salah satunya, profesionalitas penyelenggaraan.
Di tempat terpisah, salah satu Aremania dari Kecamatan Blimbing, Sindu Dwi Asmoro menyambut baik rencana itu.
Dia mengatakan, sudah rindu untuk memberikan dukungan langsung di Stadion Kanjuruhan.
”Tentunya senang sekali, Mas. Arema FC akhirnya bisa berkandang di Malang lagi,” tuturnya.
Sindu mengatakan, sudah menyiapkan persyaratan untuk bisa menonton langsung aksi Jhon Alfarizi dkk.
Di antaranya, dengan mendaftarkan diri menjadi anggota Aremania Satu.
Lalu membuat akun di Aremaaxccess.
Meski begitu, dia tetap mengingatkan, agar publik Malang tidak lupa dengan tragedi Kanjuruhan.
Karena itu, dia berharap klub dan pihak penyelenggara Liga 1 bisa memperhatikan keamanan dan kenyamanan Aremania di setiap laga.
”Semoga suporter dan Arema FC selalu mendoakan dan mengingat tragedi itu, dalam setiap pertandingan di Stadion Kanjuruhan,” ungkap Sindu. (tio/gp)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana