WAKIL Malang Raya menunjukkan taringnya di Piala Soeratin U-17. Salah satunya, Malang United. Klub berjuluk Black Horse itu selangkah lagi lolos dari babak fase grup.
Saat ini, mereka memuncaki klasemen grup I dengan koleksi enam poin. Itu setelah mencatatkan dua kemenangan beruntun. Bermain di Stadion Sport Garden Jember, M Fauzan dkk menumbangkan tuan rumah Persid Jember dan Mitra Surabaya.
Melawan klub asal Kota Pahlawan itu, Malang United menang denga skor 1-0 pada 13 Juli lalu. Achmad Nival jadi pencetak gol satu-satunya tim tersebut. Hari ini, kesebelasan identik kostum kuning itu akan melawan Assyabaab Bangil.
Malang United U-17 hanya perlu bermain imbang untuk menjaga posisi di puncak klasemen. Saat ini Assyabaab Bangil mengoleksi tiga poin. Mereka menempati urutan kedua.
Pelatih Kepala Malang United U-17 Mahmudiono memastikan, anak asuhnya tidak akan puas dengan capaian saat ini. Elemen tim ingin menutup perjalanan di fase grup dengan unbeaten. Sekaligus mempertegas Black Horse junior bukan tim bisa dipandang sebelah mata.
”Kami tidak boleh merasa di atas angin. Wajib untuk fokus dalam laga penentuan besok (hari ini),” katanya. Menurutnya, lengah bisa menjadi sebuah bumerang untuk tim. Apalagi Assyabaab Bangil datang ke laga nanti siang (13.00 WIB) dengan misi menang.
Mahmudiono menjabarkan tidak banyak persiapan yang dilakukan. Itu menyusul, jeda laga melawan Mitra Surabaya dan Assyabaab Bangil satu hari. Fokusnya, memaksimalkan proses recovery.
Meski enggan meremehkan lawan, dia percaya anak asuhnya kembali mencatatkan hasil maksimal. Dia mempunyai keyakinan itu, karena pemain Malang United mengalami perkembangan yang positif selama turnamen. Enam poin didapatkan bukan karena sebuah kebetulan.
”Kemenangan yang kami dapatkan merupakan buah kerja keras para pemain yang menunjukkan mental kuat,” katanya. Menurutnya, sikap itu membuat instruksi yang disiapkan berjalan dengan maksimal. Alhasil meraih dua kemenangan beruntun. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho