RADAR MALANG - Para pelatih yang sebelumnya mendampingi atlet di Porprov IX Jawa Timur bisa bernapas lega. Itu karena, mereka sudah mendapat kepastian terkait bonus. Setiap pelatih akan menerima Rp 3 Juta yang akan diakumulasi dengan jumlah poin dari setiap medali yang didapatkan anak asuhnya.
Wakil Ketua Kickboxing Kota Malang Yoga Hayu Bramantya menjelaskan, bonus pelatih berbeda dengan atlet. Pelatih menerima Rp 3 juta dan dikalikan dengan total perolehan poin. Emas bernilai empat poin, perak dua poin, dan perunggu satu poin.
”Untuk bonus pelatih nanti dihitung sebagai satu tim kepelatihan, bukan per jumlah pelatih,” katanya. Dia mencontohkan apabila cabornya mendapatkan 10 poin maka akan memperoleh Rp 30 juta. Jika di timnya memiliki tiga pelatih, angka tersebut akan dibagi kepada tiga pelatih tersebut.
Terkait dengan pembagiannya, tergantung kebijakan dari masing-masing cabor. Biasanya, hal itu akan ditentukan berdasar prioritas dan keaktifan pelatih. Bisa juga tergantung dengan kesepakatan di antara tim pelatih tersebut. Untuk saat ini, Yoga masih melakukan pendataan terkait dengan bonus pelatih.
Pihaknya belum melaksanakan proses tanda tangan untuk menerima bonus seperti telah dilakukan atlet beberapa waktu lalu. ”Terkait dengan tanggal pencairannya juga masih belum tahu,” tambah dia. Sementara itu, Pelatih Kepala Persatuan Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Malang Meta Andri Setiawan juga mendapatkan informasi serupa. ”Nominal bonus untuk Porprov (Jatim) tahun ini mengalami peningkatan dari sebelumnya,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho