Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Gustavo Franca Menikmati Peran Sebagai Winger Kiri

Galih R Prasetyo • Kamis, 5 Februari 2026 | 09:35 WIB
ADAPTAS I BAGUS: Gustavo Franca (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga melawan Persijap di Stadion Kanjuruhan, 2 Februari lalu.
ADAPTAS I BAGUS: Gustavo Franca (kanan) berusaha menjangkau bola dalam laga melawan Persijap di Stadion Kanjuruhan, 2 Februari lalu.

KABUPATEN - Gustavo Franca sudah menjalani dua laga bersama Arema FC di BRI Super League. Dia selalu menjadi pilihan utama di starting eleven Singo Edan. Tapi selama waktu itu, Franca tidak bermain di posisi asli sebagai gelandang serang.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos memainkan Franca lebih ke depan. Dia mengisi posisi winger kiri atau kanan. Dia kerap membentuk trisula lini serang bersama Gabriel Silva, Dalberto Luan Belo, atau Joel Vinicius.  

Perubahan posisi tersebut sempat mengundang tanda tanya Aremania di media sosial. Sejumlah pendukung Singo Edan melihat, pergerakan eks penggawa Persija Jakarta itu kurang maksimal saat dimainkan sebagai winger. Akibatnya berdampak ke jumlah gol dan assist yang diciptakan pemain asal Brasil itu.

Lantas, bagaimana pendapat Franca terkait bermain di posisi winger? Mantan pemain Persija Jakarta itu mengatakan, tidak ada masalah untuknya memainkan peran tersebut. ”Saya sangat percaya diri dan merasa nyaman bermain di posisi itu (winger),” katanya.

Menurutnya, bermain di posisi winger bukan yang pertama untuknya. Di beberapa klub sebelumnya, dirinya juga diminta bermain di sana. Salah satunya, saat masih satu tim dengan Marcos Santos di klub Brasil. ”Selama bermain di winger, saya diminta melakukan cut inside dari sayap,” katanya.

Peran tersebut berbeda dengan yang dimainkan Gabriel Silva yang lebih mengandalkan kecepatan dan diminta menjaga kelebaran. Franca melihat, perbedaan itu dinilainya sebagai variasi serangan tim. Itu karena, dia bisa masuk ke tengah dan bermain kombinasi dengan Arkhan Fikri.

Dalam dua laga terakhir, Franca merasa skema tersebut berjalan dengan baik. Satu indikasinya, dia dapat bermain lepas dan tidak terbebani selama di winger. ”Selama berada di posisi itu, saya tampil baik. Saya pastikan, pelatih tahu apa yang saya inginkan selama di lapangan,” jelas dia.

Dia menambahkan, bermain sebagai winger maupun gelandang serang tidak menjadi persoalan besar. Karena dirinya mampu bermain baik di dua posisi itu. Bagi Franca, kebutuhan tim untuk meraih kemenangan harus menjadi prioritas utama. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #BRI Super League #Singo Edan #gustavo franca