BERGABUNGNYA Leo Guntara membuat tim pelatih Arema FC tidak perlu putar otak saat ada pemain di posisi fullback absen. Itu karena, kehadiran mantan penggawa Semen Padang tersebut membuat kedalaman skuad semakin bagus. Saat ini bek sayap kiri Arema FC berisi tiga penggawa.
Selain Leo Guntara, posisi tersebut diisi Johan Ahmat Farizi dan Iksan Lestaluhu. Sedangkan pemain di fullback kanan di antaranya Rifad Marasabessy, Rio Fahmi, dan Bayu Setiawan. Leo juga merupakan pemain yang punya kemampuan multi posisi.
Dia sempat bermain sebagai center back sampai fullback kanan. Berdasar penelusuran wartawan koran ini, juga mampu bermain sebagai winger. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun itu bermain 17 kali selama berkostum Semen Padang pada putaran kedua.
Situasi tersebut menjadi salah satu alasan manajemen klub dan tim pelatih Arema FC meminjamkan Alfiansyah. Saat awal bergabung dengan Singo Edan, dia diproyeksikan mengisi posisi Achmad Maulana Syarif.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengatakan, tim sengaja memperkuat pos pertahanan. Selain supaya tim kompetitif pada putaran kedua, itu juga jadi salah satu hasil evaluasi tim pelatih. Perlu meningkatkan performa di sektor tersebut.
”Leo punya kemampuan yang tim butuhkan untuk mengisi pos fullback kiri. Dia juga konsisten bermain level kompetitif,” katanya. Pengalaman panjangnya bermain di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia juga jadi nilai plus. Dia bisa segera beradaptasi dengan skema permainan tim.
Baca Juga: Resmi, Arema FC Rekrut Leo Guntara dari Semen Padang hingga 2027
Pria kerap disapa Inal itu berharap Leo bisa menambah kekuatan Arema FC. Menurutnya, putaran kedua akan berjalan semakin ketat. Itu karena, setiap laga akan menentukan posisi akhir setiap klub di klasemen. (gp)
Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian