RADAR MALANG – Turnamen tenis WTA 1000 Qatar Open 2026 kembali menjadi ajang untuk menunjukkan siapa yang layak menyandang gelar juara di Negeri Muara Teluk ini. Petenis asal Indonesia Janice Tjen, harus menelan kekalahan pahit setelah langkahnya dihentikan oleh Iga Swiatek sebagai lawan tangguh yang sulit ditembus pada pertandingan Selasa (10/2) kemarin.
Iga Natalia Świątek, lahir di Warsawa pada tanggal 31 Mei 2001, merupakan atlet kebanggaan Polandia yang mencetak sejarah di Polandia sebagai petenis tunggal wanita pertama yang mendapat gelar Grand Slam.
Dilansir dari laman WTA, Iga Swiatek mengoleksi 25 gelar Tunggal WTA, empat trofi French Open, satu US Open, dan satu gelar Wimbledon yang baru diraih 2025 kemarin. Gelar itu sekaligus mengantarkan ia menjadi petenis Polandia pertama yang merebut gelar kategori senior.
Swiatek menampilkan performa yang konsisten sejak awal musim Qatar Open 2026. Meskipun sempat terhenti di perempat final melawan Elena Rybakinam, di Doha, ia menunjukkan taringnya di lapangan.
Ketangguhan Swiatek terbukti saat ia berhasil mengalahkan Janice Tjen dengan skor telak 6-0, dan 6-3.
Meskipun begitu, Swiatek memberikan pujian kepada Janice Tjen karena gaya bermainnya yang disebut mirip dengan Ashleigh Barty. Kekalahan ini bisa menjadi pelajaran bagi petenis asal Indonesia tersebut dalam perjuangannya untuk bersaing di kancah internasional.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian