RADAR MALANG – Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milano Cortina telah memasuki satu pekan pertandingan. Kali ini, cabang olahraga snowboarding menjadi perhatian dunia karena Chloe Kim berhasil mengamankan tiket menuju final halfpipe putri.
Chloe Kim lahir pada tanggal 23 April 2000 di Long Beach, California. Atlet keturunan Korea-Amerika ini telah mengenal papan seluncur sejak usia empat tahun melalui ayahnya.
Kim bergabung dengan tim nasional AS pada usia 13 karena bakat alaminya yang luar biasa, meskipun harus menunda debut Olimpiade pertamanya di Sochi 2014 karena batasan usia minimum.
Dilansir dari biografi resmi U.S. Ski & Snowboard, Kim menjadi sangat terkenal saat meraih medali emas termuda di ajang X Games 2015 pada usia 14 tahun.
Kariernya melesat tajam dan dikenal seluruh dunia setelah mendapatkan medali emas pertamanya pada ajang Olimpiade PyeongChang 2018 pada usia 17 tahun, menjadikannya legenda baru dalam halfpipe.
Ia sempat mengambil jeda lama untuk memulihkan kesehatannya setelah kemenangan beruntuk di Beijing 2022. Akhirnya pada tahun 2024 Kim kembali dengan menyabet berbagai kejuaraan dunia.
Di balik prestasinya yang banyak, fakta unik dari Kim adalah ia merupakan atlet wanita pertama yang mampu melakukan gerakan putaran 360 selama 3 kali berturut-turut, atau dikenal dengan istilah “back-to-back 1080s”.
Meskipun sedang dalam pemulihan dari cedera bahunya, Kim memimpin dengan skor 90,25 poin di babak kualifikasi di Livigno Snow Park pada pertandingan Rabu (11/2) kemarin.
Jika ia berhasil meraih emas pada final nanti, Kim lagi-lagi akan mencetak sejarah sebagai satu-satunya atlet snowboarding wanita yang mampu memenangkan tiga medali emas Olimpiade secara berturut-turut.
Penulis: Xeon Rhao Loudra Widadi
Editor : Aditya Novrian