MADURA - Absennya Betinho Filho berpotensi membuat pelatih Arema FC kembali memainkan Valdeci Moreira dan Gustavo Franca di lini tengah. Dalam laga melawan Semen Padang (15/2), keduanya jadi sumber kreativitas serangan tim. Berhasil mencetak gol dan assist.
Dalam laga nanti malam (20.30 WIB), Singo Edan juga perlu tampil menekan untuk memanfaatkan situasi Madura United yang kurang bagus. Laskar Sape Kerrab punya pertahanan yang keropos. Dalam enam laga terakhir kemasukan sembilan gol dan tidak pernah menang.
Sebelum melawan Arema FC bermain imbang 2-2 saat lawan Persis Solo. Laga terakhir Madura United di kandang berakhir 0-0 saat lawan PSBS Biak.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos mengatakan, duet Valdeci dan Franca mampu jadi motor serangan tim di laga sebelumnya. Keduanya menawarkan kreativitas untuk membongkar pertahanan lawan. ”Bermain dengan dua gelandang serang sudah kami jajal dalam latihan. Dari percobaan itu, kami bisa melakukan banyak variasi serangan,” ujar nakhoda berusia 46 tahun itu.
Mengacu hasil data latihan itu, dia tidak menampik Valdeci dan Franca akan jadi opsi pemain yang mengisi lini tengah tim. Menurutnya, Singo Edan perlu tampil menekan untuk mendapatkan poin. Sekaligus meredam agresivitas pemain Madura United.
Marcos memprediksi, Jordy Wehrmann dan kawan-kawan akan tampil penuh motivasi dan menyerang. Berusaha mendapatkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Sekaligus akhiri puasa kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
”Kami tidak boleh melihat posisi mereka (Madura United) di mana. Tim harus fokus kekuatan sendiri,” terangnya. Laga melawan Semen Padang jadi contohnya. Saat itu tim berjuluk Kabau Sirah tampil menekan, tapi dengan konsentrasi anak asuhnya bisa menang.
Lantas, apakah duet Valdeci dan Franca akan tampil sejak awal laga? Pelatih asal Brasil itu enggan membuka strategi tim. Tapi, dia berharap saat mereka kembali bermain bersama menunjukkan performa positif.
Valdeci membuat distribusi bola ke lini depan menjadi lebih mengalir. Dia juga mampu menjaga keseimbangan lini tengah Arema FC agar tidak dikuasai gelandang lawan. Franca bebas bergerak membantu Dalberto, Gabi, dan Vinicius.
”Pada intinya kami ingin mendominasi permainan di area tengah,” katanya. Tujuannya bisa memegang kendali permainan untuk cetak gol.
Di tempat terpisah, Franca mengatakan, siap berduet dengan siapa saja di lini tengah. Dia yakin tim pelatih punya strategi untuk menang di Madura. ”Pemain akan mencoba mengimplementasikannya dengan sebaik mungkin,” kata dia (zan/gp)
Disunting kembali oleh Afida Rahma Tsabita
Editor : Aditya Novrian