KABUPATEN – Komunitas olahraga di Malang Raya kembali mendapat wadah kompetisi baru. Unggul Sports Center (USC) menggelar turnamen USC Quickplay Mini Soccer, Rabu sore (11/3).
Dalam penyelenggaraan perdana ini, USC Quickplay menghadirkan dua nomor pertandingan, yakni mini soccer dan penalty challenge. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsep kejuaraan multiolahraga yang dirancang untuk mewadahi berbagai komunitas olahraga.
Owner Unggul Sports Center Nicola Reza Samudra menjelaskan, USC Quickplay mengusung konsep kompetisi yang simpel, cepat, dan menghibur. Dengan format tersebut, atmosfer pertandingan bisa dirasakan dalam waktu singkat.
“Turnamen mini soccer digelar dengan sistem round robin, dilanjutkan semifinal dan final,” ujarnya.
Turnamen tersebut diikuti delapan tim mini soccer dari berbagai wilayah di Malang Raya. Untuk menjaga tempo pertandingan tetap cepat, panitia menerapkan durasi 12 menit setiap babak.
Selain itu, aturan permainan juga dibuat lebih dinamis, seperti batas lima detik untuk throw in dan goal kick, mirip dengan regulasi pada futsal.
Menurut Reza, konsep permainan yang lebih cepat ternyata cukup diminati peserta. Pasalnya, pertandingan mini soccer biasanya cenderung berlangsung dengan tempo lambat.
Dengan durasi yang lebih singkat dan aturan yang menuntut kecepatan, para pemain dipaksa tampil dengan intensitas tinggi. Hal itu dinilai mampu meningkatkan daya tarik pertandingan, baik bagi pemain maupun penonton.
Turnamen dimulai pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga menjelang tengah malam. Di sela jeda sebelum semifinal dan final, panitia juga menggelar penalty challenge yang diikuti lebih dari 12 tim komunitas.
Format kompetisinya sederhana. Tim yang mampu mencetak gol terbanyak berhak melaju ke babak berikutnya.
Menariknya, salah satu tim yang mengikuti penalty challenge diisi sejumlah pemain Unggul FC Malang. Di antaranya Anton Cahyo, Ikhsani Fajar, Adam Ahlan, Wais Alkarni, serta Farhan Lubis.
Meski baru pertama digelar, antusiasme komunitas mini soccer cukup tinggi. Bahkan sejumlah tim harus masuk daftar tunggu karena keterbatasan slot peserta.
Reza menyebut, tim yang belum sempat ikut akan diprioritaskan pada USC Quickplay Volume berikutnya yang direncanakan digelar pada April mendatang.
“Setidaknya ada empat sampai enam tim tambahan yang akan bermain di volume berikutnya,” pungkasnya. (zan)
Editor : Aditya Novrian