Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ban Motor Wajib Diganti secara Rutin. Berikut Ulasannya

Aditya Novrian • Senin, 3 Juni 2024 | 22:02 WIB

Ilustrasi ban sepeda motor yang sudah aus. (Wahana Honda)
Ilustrasi ban sepeda motor yang sudah aus. (Wahana Honda)

RADAR MALANG - Menggunakan motor tidak hanya memperhatikan pada saat apa harus diisi bensin dan mengganti oli. Namun harus memperhatikan roda atau ban pada motor yang sedang anda gunakan.

Jika kalian tidak memperhatikan penggunakan ban, bisa sangat membahayakan keselamatan.  Inilah tanda-tanda yang harus pengguna perhatikan pada saat ingin mengganti ban motor

 

  1. Ban yang sudah sering ditambal karena mengalami kebocoran

Di dalam ban terdapat beberapa bahan yang menjaga agar ban bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Bahan tersebut sering disebut dengan benang nylon, jika terlalu banyak jarum yang masuk ke dalam ban akan merusak benang tersebut.

Jika sudah sering menambal ban, lebih baik langsung mengganti roda secara keseluruhan daripada akan membahayakan pengguna motor.

 

  1. Ban yang sudah melewati masa penggunaan

Penggantian ban tidak harus menunggu ban dalam kondisi gundul saja. Walaupun kondisi ban yang dilihat mata masih tebal dan seperti masih layak untuk digunakan tidak menjamin bahwa ban masih layak digunakan.

Pengguna harus jeli dan memperhatikan kode produksi yang tertulis di ban.

Kode produksi tersebut yang bisa menjadi pengingat paling mudah bagi pengguna kapan waktu yang paling tepat untuk mengganti ban.

 

Baca Juga: Baru Datang di Malang dan Butuh Sewa Mobil? Ini Daftar Tempat Sewa Mobil yang Bisa Jadi Referensi

 

  1. Ban yang sudah gundul atau halus

Luaran ban memiliki tekstur yang disebut juga sebagai grip yang berfungsi utama menjaga ban supaya tidak mudah tergenlincir.

Selain itu juga supaya pada saat terjadi pergesekan antara ban dan aspal tidak mudah selip.

Selain karena alasan keselamatan, ban yang sudah tipis akan lebih mudah mengalami kebocoran ban dibandingkan dengan ban yang masih tebal.

Maka pengguna harus sering memperhatikan ban yang mereka gunakan agar tidak mengalami penipisan ban dan juga harus mengecek kode produksi ban. (Christina Bigtha)

Editor : Aditya Novrian
#ban #sepeda motor