MALANG KOTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai optimistis ikut bersaing menduduki kursi Ketua DPRD Kota Malang.
Alasannya, perolehan suara mereka pada Pemilu 2024 kali ini berpotensi mengimbangi PDIP.
Di sisi lain, PDIP tetap yakin akan kembali merebut jabatan ketua DPRD Kota Malang, meski perolehan kursinya menurun.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jumlah kursi PDIP di DPRD Kota Malang diperkirakan berkurang.
Berdasar hitungan internal partai tersebut, kemungkinan besar mereka akan memperoleh 9 sampai 10 kursi.
Sebagai perbandingan, pada Pemilu 2019 lalu, PDIP meraih 12 kursi.
Baca Juga: Update Perolehan Suara Caleg DPRD Kabupaten Malang Didominasi PDIP, PKB dan Gerindra Membuntuti
Kondisi berbeda dialami PKB yang pada Pemilu 2019 mendapatkan 7 kursi.
Berdasar pemilu tahun ini, mereka berpotensi memperoleh 8 hingga 9 kursi.
Ketua DPC PKB Kota Malang H Fatchullah mengatakan bahwa 8 kursi itu sudah bisa dipastikan.
Tinggal kursi kesembilan yang masih menunggu hingga penghitungan suara selesai.
”Masih menunggu rekapitulasi di PPK selesai. Nanti tinggal melihat partai mana yang mendapatkan kursi terbanyak,” ujarnya.
Jika PKB bisa mendapatkan raihan seperti itu, maka yang menentukan sosok ketua DPRD bukan lagi dari DPC PKB Kota Malang.
Tapi ditentukan DPP PKB. ”Ada proses seleksi atau uji kelayakan lebih dulu,” imbuhnya.
Namun optimisme PKB itu masih harus berhadapan dengan perolehan suara PDIP.
Mengacu pada hasil penghitungan sementara, Sekretaris DPC PDIP Kota Malang Eko Herdiyanto yakin partainya tetap bisa mengamankan kursi ketua legislatif.
Seandainya nanti perolehan kursi mereka sama dengan PKB, Eko tetap yakin partainya berhak atas jabatan ketua DPRD Kota Malang.
”Karena perolehan suara kami lebih tinggi,” imbuhnya.
Tapi Eko belum bersedia memberitahukan perolehan suara riil PDIP berdasar hitungan internal mereka.
Di tempat lain, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Malang Rimzah optimistis dirinya mendapat suara terbanyak pada Pemilu 2024.
Caleg dapil Klojen itu memperkirakan, bisa mendapat lebih dari 6.000 suara.
Sebagai perbandingan, pada Pemilu 2019 lalu, suara terbanyak untuk DPRD Kota Malang diraih Caleg PDIP Wanedi.
Caleg dapil 4 (Sukun) itu mendapatkan 6.030 suara.
”Kemungkinan suara saya meningkat tiga kali lipat dibanding sebelumnya. Tahun 2019 di angka 2.000 suara,” tutur Rimzah. (adk/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana