Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan Satu Tahun Berdirinya SMA Taruna Nusantara

B
Penulis: Bayu Mulya Putra❯
HARI BERSEJARAH: Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd (depan) menjadi pemateri dalam peringatan satu tahun SMA Taruna Nusantara, kemarin.
HARI BERSEJARAH: Rektor UM Prof Dr Hariyono MPd (depan) menjadi pemateri dalam peringatan satu tahun SMA Taruna Nusantara, kemarin.

Gandeng Tiga Rektor, Tekankan Pentingnya Karakter


Advertisement

PAGAK - Sudah satu tahun SMA Taruna Nusantara kampus Malang beroperasi. Untuk memperingati itu, sekolah semi-militer tersebut mengadakan sarasehan pendidikan dengan mengundang tiga rektor. Tujuannya untuk mempersiapkan generasi yang berkarakter untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ketiga pimpinan kampus yang hadir yakni Rektor Institut ASIA Malang Risa Santoso BA MEd, Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof Widodo SSi MSi PhD MedSc, dan Rektor Universitas Negeri Malang (UM) Prof Dr Hariyono MPd. Acara yang diadakan di Gedung L.B. Moerdani itu juga mengundang tokoh penting lainnya.

Seperti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai. Dalam acara yang berlangsung pukul 09.45 tersebut, Risa menjadi moderator sarasehan dengan tema ’Karakter atau Akademik: Mempersiapkan Generasi Emas, Menyongsong Indonesia Emas 2045’ tersebut.

Advertisement

Sementara dua rektor lain dan Kadisdik Jatim menjadi pemateri acara yang dihadiri perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendidikan Se-Malang Raya, sekolah SMA, dan MKKS se-Jawa Timur. Kepala SMA Taruna Nusantara Mayjen TNI Mahbub Junaedi berharap sarasehan tersebut memberikan semangat baru untuk pembinaan karakter dan prestasi.

Dia menyebut, karakter generasi muda yang disiplin dan dididik layaknya militer seperti rela berkorban serta cinta tanah air tidak cukup pada masa sekarang. ”Dimulai dari berpikir kritis, kreatif, komunikasi, kolaborasi, dan bahkan pada saatnya nanti harus dimasukkan computational thinking,” ujar dia.

Sementara itu, Kadisdik Jatim Aries Agung Paewai menekankan pentingnya daerah menyinambungkan kebijakan dengan pusat. Itu sejalan dengan program Jatim Cerdas yang dicanangkan Pemprov Jatim.

Advertisement

”Di sinilah yang kita kuatkan bagaimana Provinsi Jatim menyiapkan sendi-sendi pendidikan mulai dari karakter sampai akademisnya. SMA Taruna Nusantara menjadi penguatan kita bersama agar anak-anak didik kita siap menghadapi kompetisi global yang luar biasa,” kata Aries.

Pria yang pernah menjabat sebagai Plt Wali Kota Batu tersebut menambahkan, kecerdasan akademik dan karakter tidak bisa dipisahkan. ”Ini tanggung jawab bagi kita semua tanpa melihat di sekolah mana anak itu. Kecerdasan tanpa moralitas adalah bencana, begitu juga moralitas tanpa kompetensi bisa jadi kelemahan untuk anak-anak kita dalam bersaing di dunia global,” ujar Aries. (biy/by)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Belajar dari GBLA, Pemkab Susun Pengelolaan Stadion Kanjuruhan

Belajar dari GBLA, Pemkab Susun Pengelolaan Stadion Kanjuruhan

Skema pengelolaan Stadion Kanjuruhan oleh Arema FC masih dikaji Pemkab Malang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembagian tanggung jawab biaya perawatan, kewajiban investasi, hingga pemasukan yang bisa diperoleh

Tiga BUMD Ditarget Dividen Rp 42,9 M

Tiga BUMD Ditarget Dividen Rp 42,9 M

Tahun depan, beban Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Malang tergolong berat. Ditarget dividen Rp 42,9 miliar, namun tak diberi suntikan modal. Hal itu terungkap dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Malang

Skor SPIP Pemkot Malang Merosot, Wali Kota Malang Tegaskan OPD Benahi Tata Kelola Pemerintahan

Skor SPIP Pemkot Malang Merosot, Wali Kota Malang Tegaskan OPD Benahi Tata Kelola Pemerintahan

Senin, 6 Juli 2026 lalu hasil Rapat Evaluasi Pemkot Malang menunjukkan bahwa terdapat penurunan skor yang signifikan pada beberapa indikator utama pada hasil Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tahun 2025. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer