Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Sidang Tesis, Apoteker Muda Universitas Negeri Malang Mengabdi di Aceh

A
Penulis: Aditya Novrian❯
KOMPAK: Relawan kesehatan dari Kemenkes foto di depan Puskesmas Seunuddon.
KOMPAK: Relawan kesehatan dari Kemenkes foto di depan Puskesmas Seunuddon.

Di tengah tahapan akademik menjelang sidang tesis, sembari menunggu keluarnya Letter of Acceptance (LoA), Ranny Fitria Puspitasari, mahasiswi S2 Manajemen Universitas Negeri Malang, memilih mengambil langkah pengabdian. Memanfaatkan jeda proses akademik tersebut, perempuan yang juga berprofesi sebagai apoteker ini berangkat ke Aceh sebagai relawan kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.


Advertisement

Ranny tergabung sebagai relawan batch pertama dan menjalankan tugas kemanusiaan sejak 20 hingga 31 Desember 2025 di wilayah Aceh Utara. Perjalanan menuju lokasi terdampak tidak mudah dan memerlukan waktu yang panjang, namun seluruh proses dilalui dengan kesabaran dan semangat pengabdian.

Penugasan Ranny awalnya akan ditempatkan diAceh Utara Puskesmas Langkahan, lalu dipindahkan ke Puskesmas Seunuddon. Di lokasi ini, Ranny tidak hanya menjalankan peran sebagai apoteker, tetapi juga memberikan ketenangan serta dukungan psikologis bagi warga pascabencana yang datang dengan keluhan fisik maupun rasa cemas dan trauma.

MENGABDI: Ranny Fitria Puspitasari memeluk anak yang terdampak bencana di Aceh Utara.
MENGABDI: Ranny Fitria Puspitasari memeluk anak yang terdampak bencana di Aceh Utara.

Sebagai apoteker, Ranny memastikan ketersediaan serta ketepatan penggunaan obat-obatan. “Pengabdian ini mengajarkan saya bahwa hadir dan mendengarkan sering kali sama pentingnya dengan tindakan medis itu sendiri,” ujarnya.

Selama bertugas, Ranny menyaksikan langsung respons pemerintah yang cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada para relawan untuk terlibat langsung dalam misi kemanusiaan di Aceh.

Advertisement

Setelah masa tugas berakhir, perjalanan kepulangan pun kembali panjang. Dari Aceh, Ranny dan tim menuju Medan, transit di Batam, melanjutkan perjalanan ke Bandara Juanda Surabaya, sebelum akhirnya kembali ke Malang.

Ranny juga mengapresiasi Kepala Puskesmas Seunuddon, Bapak H. Ismail, SKM., M.M., serta menyampaikan terima kasih kepada dokter, perawat, tenaga kesehatan lingkungan, rekan sejawat apoteker, dan seluruh tim pendukung. Ia turut berterima kasih kepada jajaran akademik Universitas Negeri Malang, khususnya Kepala Prodi S2 Manajemen Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si., serta dosen pembimbing Prof. Dr. F. Danardana Murwani, M.M. dan Prof. Dr. Wening Patmi Rahayu, S.Pd., M.M. atas dukungan yang diberikan.

Selain itu, Ranny juga menyampaikan rasa terima kasih kepadaKeluarga atas doa dan dukungan penuh sehingga ia dapat mengikuti kegiatan relawan ini dengan tenang.

Advertisement

Usai menyelesaikan penugasan batch pertama, Ranny sempat mendapat tawaran mengikuti batch kedua, namun belum dapat bergabung karena harus menunaikan tanggung jawab akademiknya menjalani sidang tesis pada bulan januari. Ia mendoakan para relawan yang melanjutkan tugas agar senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.

Menutup pengabdiannya, Ranny berharap Aceh segera pulih dan masyarakat dapat bangkit dengan harapan baru.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Menjelajahi Ketidakpastian Lewat Karya Visual, Talang Kabut Art Exhibition Siap Digelar di Malang

Menjelajahi Ketidakpastian Lewat Karya Visual, Talang Kabut Art Exhibition Siap Digelar di Malang

UKM Sanggar Minat Universitas Negeri Malang (SAMIN UM) kembali menghadirkan pameran yang bertajuk “Talang Kabut”. Pameran tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7-14 November 2026 berlokasi di Pop Mason 52, Kota Malang.

Pacu Transformasi Pendidikan dan Riset di Lingkungan Kampus

Pacu Transformasi Pendidikan dan Riset di Lingkungan Kampus

Dies Natalis ke-72, UM menegaskan arah transformasi lewat lima prioritas 2027 dan penguatan riset serta kualitas pendidikan.

UM Run 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Dibuka untuk Kategori 5K dan 10K

UM Run 2026 Segera Digelar, Pendaftaran Dibuka untuk Kategori 5K dan 10K

Ajang lari bergengsi UM Run 2026 siap meramaikan Kota Malang dalam waktu dekat. Bagi para pencinta olahraga lari, ajang ini menghadirkan dua pilihan kategori lomba yang bisa diikuti, yakni 5K dan 10K.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer