Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMANESI Manfaatkan Momen Ramadan untuk Penguatan Karakter Religius

A
Penulis: A. Nugroho❯
BERBAGI : Kegiatan pembagian 750 takjil bersama wali murid, siswa, dan warga sekolah SMANESI.
BERBAGI : Kegiatan pembagian 750 takjil bersama wali murid, siswa, dan warga sekolah SMANESI.

Advertisement

SINGOSARI – Momen Ramadan dimanfaatkan SMAN 1 Singosari (SMANESI) dengan berbagai macam kegiatan positif. Kegiatan kelas X difokuskan di Masjid Insyiroh SMAN 1 Singosari. Mereka membaca ayat suci Alquran, salat duha berjamaah, serta kultum. Para siswa masing-masing kelas juga ditunjuk jadi imam salat.

Sedangkan, kelas XI melakukan pembiasaan religius di dalam kelas dan salat duha berjamaah saat istirahat. Organisasi khusus seperti Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Rohani Islam (ROHIS), Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA), Polisi Siswa (POLSIS), Ambalan Bimasakti dan Palang Merah Remaja (PMR) mempersiapkan takjil dan buka bersama warga sekolah.

Advertisement

Kegiatan pondok Ramadan dilaksanakan pada 2-12 Maret, mengacu 9 Program Kementerian Agama yang disebut PAIS Love Ramadan (Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti). Difokuskan pada penguatan karakter religius, literasi, kepedulian sosial dan lingkungan. Siswa non-muslim, SMANESI mengadakan pondok kasih.

Guna menghidupkan social media sekolah, SMANESI juga membuat program Dukmadan (Bedug Maghrib Ramadan) di link berikut : https://www.youtube.com/@smanesiofficial9142. Para siswa diwajibkan membuat video dokumenter yang disesuaikan dengan tema yang ditentukan.  Tiga video terbaik akan mendapatkan hadiah total ratusan ribu rupiah dari Kepala SMAN 1 Singosari Sri Endang Hadijati MPd.

FULL SUPPORT : Penanaman 120 bunga Sansevieria (Lidah Mertua) oleh siswa dalam program Ramadan Hijau.
FULL SUPPORT : Penanaman 120 bunga Sansevieria (Lidah Mertua) oleh siswa dalam program Ramadan Hijau.

Advertisement

 

SMANESI bersama komite dan paguyuban sekolah juga membagikan 750 paket takjil kepada warga sekitar. Berbagi kebahagiaan dengan 30 anak yatim di sekitar sekolah. Penyaluran  Zakat Infak dan Shodaqoh (ZIS) kepada para siswa dan guru SMAN 1 Singosari yang membutuhkan.

SMAN 1 Singosari juga menjadi satu-satunya SMA di Kabupaten Malang yang mewakili Kemenag Kabupaten Malang diajang Sekolah Moderasi Beragama Provinsi Jawa Timur. Karena berhasil mendapatkan nilai tertinggi dan rekam jejaknya dalam membangun lingkungan pendidikan yang moderat. Sebuah prestasi bergengsi yang menegaskan komitmen sekolah dalam merawat nilai toleransi, kebhinekaan, dan harmoni antar umat beragama.

”Yang berbeda, sekolah kami juga menggelar Ramadan Hijau pada Jumat (6/3) untuk membiasakan siswa cinta lingkungan,” jelas Humas SMANESI Zainal Fanani SPd MM. 

Kegiatan difokuskan dengan bersih-bersih lingkungan sekolah, penanaman tanaman lidah mertua sebanyak 120 buah. ”Semoga ke depan dengan fondasi agama yang kuat akan memunculkan karakter siswa yang baik dan berprestasi. Serta, kerja sama dan komunikasi yang baik dengan wali murid bisa terus ditingkatkan,” kata Kepala Sekolah Sri Endang Hidajati MPd. (bes/gp)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

SMAN 1 Singosari Jadi Panelis Showcase 10 Tahun NGTS SEAMEO RECFON di Kemendikdasmen

SMAN 1 Singosari Jadi Panelis Showcase 10 Tahun NGTS SEAMEO RECFON di Kemendikdasmen

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO RECFON) menggelar Showcase 10 Tahun Nutrition Goes To School (NGTS) pada Sabtu (23/8).

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Tiga Fakultas Baru UM Tunggu Penyelesaian Lahan yang Masih Dipakai Empat Sekolah

Rencana pengembangan tiga fakultas baru Universitas Negeri Malang (UM) masih menunggu kepastian pemanfaatan lahan yang saat ini digunakan empat sekolah.

Beberapa Sekolah Belum Dijangkau Angkutan Pelajar, Anggaran 2027 Bakal Ditambah

Beberapa Sekolah Belum Dijangkau Angkutan Pelajar, Anggaran 2027 Bakal Ditambah

Selain dipastikan berlanjut tahun depan, anggaran program angkutan pelajar gratis dipastikan bertambah. Angkanya diperkirakan di atas Rp 2 miliar. Pada 2026, anggaran program tersebut sebesar Rp 1,9 miliar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer