Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Festival Kurban FT UB Perkuat Solidaritas Sosial Kampus

A
Penulis: A. Nugroho❯
KOMPAK: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali menggelar Festival Kurban sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial di lingkungan kampus.
KOMPAK: Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali menggelar Festival Kurban sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial di lingkungan kampus.

Advertisement

MALANG, RADAR MALANG - Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) kembali menggelar Festival Kurban sebagai upaya memperkuat solidaritas sosial di lingkungan kampus. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (28/5) itu tidak hanya menjadi bagian dari ibadah Iduladha, tetapi juga sarana mempererat kolaborasi antara sivitas akademika, alumni, tenaga kependidikan, dan masyarakat sekitar.

Tahun ini, FT UB menghimpun 3 ekor sapi dan 16 ekor kambing, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya kepedulian dan partisipasi warga kampus dalam kegiatan sosial.

Dekan FT UB, Prof Ir Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan, kurban memiliki makna lebih dari sekadar ibadah, yakni memperkuat hubungan antarmanusia melalui semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Advertisement

UNTUK WARGA: FT UB menghimpun 3 ekor sapi dan 16 ekor kambing untuk kurban.
UNTUK WARGA: FT UB menghimpun 3 ekor sapi dan 16 ekor kambing untuk kurban.

 

"Kurban ini harus kita maknai sebagai bagian dari ibadah. Ada konteks hubungan dengan Allah, tapi juga ada konteks solidaritas kita," ujarnya.

Advertisement

Menurut Hadi, daging kurban didistribusikan kepada sivitas akademika, tenaga pendukung kampus, masyarakat sekitar, serta pondok pesantren mitra agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

"Kami membagikan ke seluruh sivitas, masyarakat sekitar, termasuk pondok pesantren mitra. Jadi harus ada dampaknya bagi masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah hewan kurban tidak lepas dari semakin besarnya keterlibatan alumni dan berbagai komunitas di lingkungan FT UB. Meski demikian, panitia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan tenaga ahli dalam proses penyembelihan dan distribusi.

"Keterlibatan sekarang lebih banyak, termasuk alumni. Tapi memang ada keterbatasan tenaga dan keahlian, sehingga belum bisa menampung lebih banyak hewan," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Hadiid FT UB, Prof Ir Ludfi Djakfar, MSCE., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa selama dua tahun terakhir pelaksanaan Festival Kurban dilakukan sehari setelah Iduladha agar lebih banyak warga kampus dapat berpartisipasi.

Advertisement
Editor : A. Nugroho

Artikel Terkait

Tujuh Mahasiswa UB Kembangkan Alat Pemantau Kualitas Air dalam Akuaponik

Tujuh Mahasiswa UB Kembangkan Alat Pemantau Kualitas Air dalam Akuaponik

Berawal dari persoalan akuaponik, tujuh mahasiswa Universitas Brawijaya meracik Aquasense selama lima bulan. Kesibukan kuliah hingga keraguan menghadapi kompetitor perusahaan menjadi bagian perjalanan mereka sebelum akhi

BCP Perkuat Dokumentasi Budaya Jawa Timur melalui Korpus Multimodal dan Kolaborasi dengan NUS

BCP Perkuat Dokumentasi Budaya Jawa Timur melalui Korpus Multimodal dan Kolaborasi dengan NUS

Brawijaya Corpora Project (BCP), salah satu inisiatif digital humanities dan bagian dari Globalizing Universitas Brawijaya (UB), menggelar Diseminasi Internasional Brawijaya Corpora Project 2026 pada Selasa (20/10)

FIA UB Perkuat Gagasan Tata Kelola Berkelanjutan Lewat ICoPAG 2026

FIA UB Perkuat Gagasan Tata Kelola Berkelanjutan Lewat ICoPAG 2026

Sebanyak 155 penulis dan enam pembicara dari lima negara menghadiri The 5th International Conference on Public Administration and Governance (ICoPAG 2026) di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer