Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Bangku Kuliah hingga Doktor, Saudari Kembar Ini Berbagi Gagasan Pendidikan

I
Penulis: Indra Andi❯
Saudari kembar Dr. Durinda Puspasari, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Durinta Puspasari, S.Pd., M.Pd. berhasil menyelesaikan Program Doktor Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM)
Saudari kembar Dr. Durinda Puspasari, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Durinta Puspasari, S.Pd., M.Pd. berhasil menyelesaikan Program Doktor Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM)

Advertisement

Advertisement

 

MALANG – Saudari kembar Dr. Durinda Puspasari, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Durinta Puspasari, S.Pd., M.Pd. berhasil menyelesaikan Program Doktor Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM), Senin (22/6/2026).

Keduanya meraih gelar doktor melalui penelitian yang berbeda, namun sama-sama berkaitan dengan tantangan pendidikan dan kewirausahaan di era digital. Durinda meneliti perilaku belajar mahasiswa, sedangkan Durinta mengkaji intensi berwirausaha mahasiswa.

Advertisement

Lahir dan besar di Malang, perjalanan pendidikan keduanya nyaris identik. Mereka sama-sama menempuh S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran dan S2 Pendidikan Ekonomi, sebelum melanjutkan studi doktor di UM. Kini, keduanya mengabdi sebagai dosen Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Bagi keduanya, studi doktor merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi sebagai pendidik dan peneliti. Mereka memilih UM karena dinilai memiliki lingkungan akademik yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.

“FEB UM merupakan kampus dengan pendidikan yang baik di Kota Malang. Lingkungan akademiknya sangat suportif dengan kapabilitas akademik yang tinggi sehingga membantu kami mengembangkan ilmu pengetahuan,” ungkap mereka.

Menempuh studi doktor secara bersamaan bukan tanpa tantangan. Keduanya harus membagi waktu antara kuliah, penelitian, penyusunan disertasi, aktivitas mengajar, serta tanggung jawab personal. Untuk mengatasinya, mereka menyusun prioritas dan timeline kerja secara terstruktur.

Hubungan sebagai saudari kembar juga menjadi sumber dukungan selama menjalani studi. Keduanya saling berdiskusi, bertukar gagasan, memberikan masukan, dan menyemangati satu sama lain meski memiliki tema penelitian berbeda.

“Kami merasa memiliki teman sekaligus saudara yang dapat saling berbagi dan berdiskusi terkait perkuliahan maupun disertasi yang sedang dikerjakan. Meskipun tema penelitian berbeda, kami bisa saling memberikan masukan dan dukungan,” tutur mereka.

Dalam penelitiannya, Durinda mengembangkan model yang menjelaskan perilaku belajar mahasiswa di era digital melalui empat faktor utama, yakni pengaruh sosial, literasi digital, motivasi belajar, dan self-efficacy. Penelitian tersebut memadukan aspek sosial, psikologis, dan digital untuk memahami perilaku belajar mahasiswa.

Advertisement

Artikel Terkait

Belajar Bikin Tempe, Warga Binaan Disiapkan Punya Bekal Usaha

Belajar Bikin Tempe, Warga Binaan Disiapkan Punya Bekal Usaha

Warga binaan LPP Malang ikuti pelatihan pembuatan tempe bersama UM.

International Visiting Scientist, UM Perkuat Kerja Sama Akademik dengan USM Filipina

International Visiting Scientist, UM Perkuat Kerja Sama Akademik dengan USM Filipina

Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat kerja sama akademik internasional dengan University of Southern Mindanao (USM), Filipina, melalui kegiatan International Visiting Scientist Activity di USM Commercial Building, K

UM dan Milano-Bicocca Jajaki Kolaborasi Akademik Global

UM dan Milano-Bicocca Jajaki Kolaborasi Akademik Global

Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat jejaring akademik internasional dengan Università degli Studi di Milano-Bicocca (UNIMIB), Italia. Penjajakan kerja sama dilakukan melalui pertemuan delegasi Lembaga Pendidikan Te

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer