Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SMP Islam Almaarif 01 Singosari Syiar Islam Lewat Pawai Hari Santri

A
Keluarga besar SMP Islam Almaarif 01 Singosari memeriahkan Hari Santri Nasional dengan melakukan Pawai Hari Santri
Keluarga besar SMP Islam Almaarif 01 Singosari memeriahkan Hari Santri Nasional dengan melakukan Pawai Hari Santri

Advertisement

SINGOSARI, RADAR MALANG – Kreativitas dan semangat religius ditunjukkan keluarga besar SMP Islam Almaarif 01 Singosari dalam memeriahkan Hari Santri Nasional. Melalui pawai Hari Santri, para siswa menampilkan beragam kreasi bernuansa Islami sekaligus menyuarakan kebanggaan menjadi santri.

Berbagai karya menarik dihadirkan dalam pawai tersebut. Mulai miniatur masjid, gunungan kue, miniatur santri berukuran besar, replika unta dan Ka'bah, hingga miniatur Al-Qur’an. Aneka kreasi itu menjadi daya tarik sekaligus sarana menyampaikan pesan dakwah kepada masyarakat.

Kehadiran miniatur Al-Qur’an menjadi simbol kecintaan siswa terhadap kitab suci umat Islam. Semangat menjadi santri tidak sekadar ditunjukkan melalui atribut dan penampilan, tetapi juga melalui kesungguhan mempelajari serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Sepanjang kegiatan, para siswa turut menyemarakkan pawai dengan syiar dakwah Islam. Pesan-pesan kebaikan disampaikan melalui berbagai atribut dan penampilan bernuansa religius. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menanamkan nilai keimanan, kedisiplinan, gotong royong, dan akhlak mulia.

Keluarga besar SMP Islam Almaarif 01 Singosari memeriahkan Hari Santri Nasional
Keluarga besar SMP Islam Almaarif 01 Singosari memeriahkan Hari Santri Nasional

Pawai Hari Santri juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja sama. Proses menyiapkan berbagai miniatur dan kreasi mengajarkan tanggung jawab serta kekompakan dalam mencapai tujuan bersama.

Advertisement

Melalui kegiatan tersebut, SMP Islam Almaarif 01 Singosari ingin menanamkan pemahaman bahwa menjadi santri merupakan sebuah kebanggaan. Santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga memiliki karakter kuat, mencintai tanah air, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong siswa mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement

Artikel Terkait

6 Ribu Bocil PAUD se Kabupaten Malang Serbu Taman Rekreasi Sengkaling

6 Ribu Bocil PAUD se Kabupaten Malang Serbu Taman Rekreasi Sengkaling

Suasana Taman Rekreasi Sengkaling, Kabupaten Malang, mendadak semarak, Senin (2/11). Tak kurang dari 6 ribu anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Malang memadati kawasan wisata legendaris tersebut.

Para ”Pejuang Islam” Berkumpul di SDI Nurul Izzah Malang

Para ”Pejuang Islam” Berkumpul di SDI Nurul Izzah Malang

Banyak cara yang bisa ditunjukkan untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Salah satunya dengan mengenalkan perjuangan para pejuang, khususnya pejuang Islam kepada anak-anak sejak dini.

Hari Santri 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Semangat Santri Berpadu dengan Kreativitas Kewirausahaan

Hari Santri 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Semangat Santri Berpadu dengan Kreativitas Kewirausahaan

Semangat kesantrian, kreativitas, dan kemandirian berpadu dalam peringatan Hari Santri Nasional 2026 di MTsN 2 Kota Malang, Kamis (22/10)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer