
RADAR MALANG - Menurut SMPN 6 Malang, cara mudah menarik murid-muridnya untuk literasi dengan cara menginovasikan kegiatan literasi SMPN 6 Malang. Selain itu, sekolah pun membuat organisasi yang ikut berperan dalam pelaksanaan literasi ini.
Di jenjang SMP ini, banyak murid yang belum meninggalkan kebiasaan buruknya, salah satunya malas berliterasi. Karena itu, SMPN 6 Malang menciptakan Gerakan Literasi Spentaloka. Yang dilaksanakan setiap sekali dalam dua minggu.
Gerakan Literasi Spentaloka ini, dilaksanakan pada hari Selasa,Rabu,dan Kamis. Di hari Selasa, setiap anak diwajibkan membawa buku bacaan boleh fiksi maupun nonfiksi. Anak-anak diberi waktu 30 menit untuk membaca, lalu mepresentasikannya di depan kelas.
Lalu pada hari Rabu, anak-anak berkumpul pada ruangan yang telah diinformasikan untuk menonton film bersama. Film nya pun, dibuat oleh tim literasi bagian film. Setelah menonton film ,anak-anak juga harus menulis isi dari film yang mereka tonton. Buku yang telah ditulisi pun, dicek dan diberi stempel oleh tim literasi.
Terakhir hari Kamis, di hari ini anak-anak diajak belajar membuat cerita pendek dengan tema tertentu. Anak-anak juga dibiasakan menggunakan kosakata yang benar sesuai kaidah kebahasaan dalam KBBI. Setelah selesai menulis, karya akan dikumpulkan dan dipantau oleh guru bahasa Indonesia .Karya yang menarik dan bagus, berencana akan dibukukan dan dimasukkan ke buletin sekolah.
Kegiatan yang menarik ini dibantu oleh organisasi khusus literasi, yang diberi nama Literaloka. Organisasi ini membantu program literasi SMPN 6 Malang agar berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat untuk anak-anak semua.
Literaloka juga dibagi menjadi beberapa sekbid. Ada pengurus harian yang berkewajiban memantau jalannya Gerakan Literasi Spentaloka ini. Sekbid Mading yang berfokus pada perbaikan mading juga pembaruan yang membutuhkan mading .Sekbid Buletin yang membuat buletin berisi kegiatan dan karya murid SMPN 6 Malang. Serta ada Sekbid Radio,Sekbid Siniar,Sekbid JELITA ,Sekbid Cinema,Sekbid LENTERA,dan Sekbid Sosial Media.
Gerakan Literasi Spentaloka ini dibuat semenarik mungkin, agar murid-murid tidak merasa bosan dan semakin terbiasa dengan literasi. Harapan Literaloka dan guru-guru yang mendampingi, anak-anak dapat terbiasa literasi yang memudahkan kesehariannya dan membantu meningkatkan belajar siswa. Semoga kedepannya Gerakan Literasi Spentaloka ini tetap lancar dan semakin maju demi masa depan bersama.



