Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

40 Ribu Pelajar Putus Sekolah di Kota Malang Didata Ulang

A
Penulis: Aditya Novrian❯

BELUM WAKTUNYA: Seorang anak di bawah umur menjual jajanan ringan di Alun-Alun Merdeka, kemarin. (Darmono/Radar Malang)
BELUM WAKTUNYA: Seorang anak di bawah umur menjual jajanan ringan di Alun-Alun Merdeka, kemarin. (Darmono/Radar Malang)


Advertisement

MALANG KOTA - Pemkot Malang pernah mencatat sebanyak 40 ribu pelajar tak melanjutkan pendidikan alias putus sekolah pada awal 2023. Angka tersebut banyak disumbang dari pelajar usia 16 tahun. Namun data tersebut diklaim dinas pendidikan dan kebudayaan (disdikbud) masih keliru.

Disdikbud menyebut angka tersebut belum diolah secara detail. Sebab pendataan dari operator sekolah belum mengklasifikasi penyebab pelajar putus sekolah. Untuk menyelesaikan masalah, disdikbud bakal mendata ulang pelajar yang putus sekolah.

”Misal ada siswa DO (drop out) karena tiga hal seperti dia bekerja, malas, atau meninggal, indikator itu akan kami perjelas” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Disdikbud Kota Malang Dodik Teguh Pribadi.

Advertisement

Menurutnya, banyak siswa yang melakukan pindah ke sekolah lain namun tidak konfirmasi kepada sekolah asal. Kemudian operator menyatakan bahwa sekolah telah melakukan DO.

”Saya sudah komunikasikan dengan kepala sekolah. Harusnya tinggal mereka saja sampaikan kepada operator,” imbuh Dodik.

Pihaknya akan rutin melakukan pengecekan angka siswa yang di-DO. Pihak sekolah diminta melakukan survei pada alamat siswa yang berhenti tanpa konfirmasi.

Advertisement

Selain itu, disdikbud bakal meminta camat, lurah, hingga ketua RT/RW ikut mendata pelajar yang putus sekolah. Mereka ditugaskan untuk mendata pelajar yang tak melanjutkan studi. Jika telah terdata, disdikbud sudah menyiapkan sejumlah solusi.

Salah satunya jika pelajar yang tidak sekolah karena bekerja, mereka diarahkan untuk mengikuti program paket A bagi siswa SD dan paket B bagi siswa SMP.

”Jadi tidak ada alasan anak-anak di Kota Malang tidak bisa sekolah. Setelah bekerja mereka bisa ambil program kesetaraan,” ujarnya. (kj2/adn)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang, Jawa Pos

Artikel Terkait

Wait and See Perpanjangan Sewa Lahan 3 Sekolah

Wait and See Perpanjangan Sewa Lahan 3 Sekolah

Masa pinjam pakai lahan untuk tiga sekolah di bawah Pemkot Malang bakal habis pada April 2027. Ketiganya yakni SMPN 4 Malang, SDN Sumbersari 3, dan SDN Percobaan 1. Seperti banyak diketahui, bangunan ketiga sekolah itu

Asah Skill dengan Jurnalis Camp

Asah Skill dengan Jurnalis Camp

Inovasi tiada henti dilaksanakan Jawa Pos Radar Malang untuk menyebarkan virus literasi untuk lingkungan pendidikan se-Malang Raya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Beri Rekomendasi Diklat Jurnalistik

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Beri Rekomendasi Diklat Jurnalistik

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mendukung penuh kegiatan Diklat Jurnalistik Guru SD/MI Kecamatan Kedungkandang. Hal ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya rekomendasi terkait diklat ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer