MALANG KOTA - Pelaksanaan seleksi jalur mandiri UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) yang dimulai Senin (17/7) pagi berjalan tertib dan aman.
Untuk memastikan kondisi itu, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang Prof Dr HM Zainuddin MA bahkan melakukan monitoring langsung pelaksanaan Computer Based Test (CBT) tersebut.
Seleksi mandiri CBT digelar di ruangan-ruangan beberapa fakultas. "Pelaksanaan ujian berjalan dengan baik. Panitia telah melakukan persiapan dengan matang," ucap Prof Zainuddin.
Dia menjelaskan, terdapat 3.567 pendaftar jalur mandiri tahun ini. Sedangkan kuota yang disediakan sekitar 25 hingga 30 persen dari pagu maba.
"Kuota penerimaan lebih 1.000 mahasiswa pada tahun lalu, karena ma'had di kampus 3 akan selesai pada Agustus nanti," imbuhnya.
Jika ditotal, tahun ini UIN Maliki menerima 5.000 mahasiswa dari semua jalur.
Dia berharap jalur penerimaan mandiri juga dapat menyaring mahasiswa yang berkualitas. Karena ada jalur mandiri prestasi, yang terdiri dari tahfidz, olahraga, dan kesenian.
Lebih lanjut Pada hari pertama ini sebanyak 327 peserta mengikuti tes pada sesi pertama. "Setiap sesinya, diikuti sebanyak 443 peserta. Sedangkan dalam satu hari terdapat 3 sesi," tutur Wakil Rektor Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof Dr Hj Umi Sumbulah MAg yang juga turut mendampingi rektor selama monitoring.
Sementara pada sesi pertama tersebut sebanyak 116 peserta tidak hadir dan dianggap telah gugur. "Beberapa mungkin telah diterima melalui jalur lain, mengingat pendaftaran mandiri ini juga bersamaan dengan jalur lainnya," tambahnya.
Hadir juga dalam monitoring tersebut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr H A Fatah Yasin MAg, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Dr H Barnoto M PdI serta jajaran lainnya. (Jprm2/dur/nen)
Editor : Neny Fitrin