Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

SD Negeri Kota Malang Butuh Tambahan Guru Bahasa Inggris

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 21:00 WIB

Photo
Photo

MALANG KOTA - Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menerapkan Bahasa Inggris sebagai muatan lokal (mulok) belum mampu dijalankan beberapa sekolah dengan maksimal. 

Sejumlah SD negeri belum memiliki guru yang cakap di bidang tersebut.

Di sisi lain, perekrutan guru tidak tetap (GTT) juga tidak diperbolehkan. 

Baca Juga: Kota Malang Butuh 142 Guru Bahasa Inggris Jenjang SD

Seperti yang terjadi di SD Negeri Jatimulyo 3, Lowokwaru, Kota Malang. 

Kepala SD Negeri Jatimulyo 3 Sri Widayati mengatakan, mulanya ada satu guru lulusan Bahasa Inggris yang mengajar di sana. 

Namun, guru tersebut masih berstatus GTT. 

Sehingga, pada 2023 lalu yang bersangkutan mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan diterima. 

Mendapati hal itu, awalnya Ida tak khawatir. 

Sebab, mulok Bahasa Inggris belum sempat dibahas. 

Sehingga, saat itu mata pelajaran tersebut masih bersifat ekstrakurikuler. 

”Baru tahun ajaran baru kami diberikan sosialisasi terkait mulok Bahasa Inggris itu,” paparnya. 

Saat ini, Bahasa Inggris di sekolahnya diajar oleh guru kelas yang dirasa mumpuni. 

Itu terpaksa dilakukan daripada harus mengosongkan jam. 

Ida berharap keputusan menerapkan mulok tersebut turut mengirim guru Bahasa Inggris agar ditugaskan ke SD negeri. 

Hal yang sama juga dituturkan Kepala SD Negeri Sumbersari 3 Juwita Emlina Putri. 

Dia mengaku Bahasa Inggris juga dirangkap guru kelas karena tak memiliki guru Bahasa Inggris. 

”Kami masih menunggu guru dari Disdikbud secara resmi untuk mengajar,” kata dia. 

Baca Juga: Disdikbud Kota Malang Tetapkan Bahasa Inggris Mulai Diajarkan di SD

Menanggapi hal tersebut, Kepala bidang (Kabid) Ketenagaan Disdikbud Kota Malang Tujuwarno menyebut, segala kebijakan telah dipertimbangkan matang. 

Termasuk penyediaan guru pasca diterapkannya mulok Bahasa Inggris. 

”Kami masih menunggu formasinya juga dari pusat, kami sudah ajukan,” ungkap Tuju. (ori/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Maksimal #disdikbud #Kota Malang #bahasa inggris #Belum