Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perbaikan 11 Sekolah Kota Malang Pakai Dana CSR, Ini SD yang Diprioritaskan

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 13 September 2024 | 19:07 WIB
Photo
Photo

MALANG KOTA– Data sekolah dengan kategori rusak berat di Kota Malang mengalami pembaruan.

Jika pekan lalu disebut 58 sekolah, belakangan direvisi menjadi 51 sekolah.

Sebanyak 11 di antaranya akan mendapat perbaikan pada tahun ini menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan.

Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengatakan, rehabilitasi 11 sekolah kali ini merupakan program jangka pendek.

Terdiri dari 10 bangunan SD dan 1 bangunan SMP.

Untuk 40 sekolah kategori rusak berat lainnya akan diperbaiki pada 2025.

”Saya sudah berkomunikasi dengan pihak swasta (perusahaan) untuk mengupayakan perbaikan sekolah-sekolah. Mereka menyambut baik,” kata Iwan

Menurut Iwan, di Kota Malang ada beberapa perusahaan swasta yang nilai investasi mencapai triliunan rupiah.

Namun mereka belum berkontribusi melalui program CSR kepada masyarakat Kota Malang.

”Saya sudah menginstruksikan agar kerusakan yang terjadi di sekolah-sekolah. Kerusakannya seperti apa, kemudian kebutuhan apa saja,” ujarnya.

Untuk perbaikan 40 sekolah yang lain, Iwan mengaku bakal memaksimalkan beberapa sumber pendanaan.

Di antaranya, bantuan pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK), APBD Kota Malang, dan CSR perusahaan.

Dia berharap perbaikan bisa dilakukan menyeluruh, sehingga tahun depan tidak ada lagi ruangan atau bangunan sekolah yang rusak.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menjelaskan, salah satu sekolah yang menjadi prioritas perbaikan adalah SDN Ketawanggede di Kecamatan Lowokwaru.

Kerusakan yang terjadi di sekolah itu berupa atap yang hampir ambrol.

Struktur rangka di beberapa ruangan juga sudah rapuh.

Sehingga, perlu perbaikan cukup besar.

”Minimal 10 sekolah dulu tahun ini. Semoga semua bisa ter-cover melalui dana CSR perusahaan. Jumlah sekolah yang akan segera diperbaiki memang terbatas karena tidak masuk dalam pembahasan PAK (Perubahan Anggaran Keuangan)” tandasnya. (adk/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Kota Malang #sekolah #CSR (corporate social responsibility) #Perbaikan