MALANG KOTA - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu memperketat pilihan program magang siswa SMK.
Tujuannya tidak lain adalah untuk mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.
Kepala seksi (Kasi) SMK Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Frenky Minggaryana Dwi Putra SSn menyebut, program magang menjadi masalah serius untuk memberikan keamanan siswa.
Baca Juga: Sukseskan MBKM: Komitmen UM Dukung Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB)
Untuk itu, pilihan tempat magang menjadi perhatian penting untuk menjamin kelayakan lokasi magang.
”Kami tetap sarankan untuk memilih lokasi mitra kerja sama sekolah untuk magang,” ungkapnya.
Pasalnya, mitra kerja secara resmi telah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) untuk memastikan siswa aman.
Sesuai dengan tupoksi kerja di tempat magang tersebut.
Kendati begitu, masih banyak siswa yang mengajukan secara mandiri lokasi magang yang diinginkan.
Hal itu dinilainya sahsah saja.
Namun, keamanan dan perlindungannya perlu ditinjau ulang.
”Tetap melihat kualitas lokasinya, apakah memang lembaga resmi atau bukan,” lanjutnya.
Adanya imbauan tersebut, Kepala SMK Negeri 3 Malang Lilik Sulistyowati mengatakan, ada ketentuan khusus bagi pemilihan lokasi magang siswa.
Khususnya, harus memilih perusahaan mitra sekolah yang sudah dijamin keamanannya.
”Kami selalu melihat kualitas perusahaan, misalnya hotel tetap kami prioritaskan bintang empat atau lima,” ujarnya.
Lilik mengatakan, kunjungan berkala ke tempat magang juga menjadi salah satu upaya pengawasan.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana