Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ini Bahasa Arek Malang untuk Kata Ganti 'Tentara', Ada Satu Huruf Hilang

Bayu Mulya Putra • Sabtu, 7 Desember 2024 | 17:19 WIB
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/ RADAR MALANG
ILUSTRASI: FARIZA REMENT/ RADAR MALANG

JIKA tentara kolonial zaman dulu disebut nolo, Arek Malang juga punya istilah sendiri untuk menyebut anggota TNI. 

Istilah yang sempat familiar digunakan yakni aranet.

Itu berasal dari bahasa walikan, tentara. 

Istilah tersebut menjadi bukti bahwa bahasa walikan tak sekadar membalikkan kata. 

Pelafalan yang mudah tetap menjadi salah satu dasarnya. 

”Juga harus enak didengar,” tutur Budayawan Malang Dwi Cahyono. 

Rumus serupa juga berlaku untuk istilah-istilah lain. 

Seperti istilah silup, yang artinya polisi. 

Juga istilah aramaut, yang merupakan walikan dari atau mertua. 

Selain mempertimbangkan pelafalan, ada rumus lain yang kerap dipakai dalam bahasa walikan

Yakni tidak membalik kata yang punya akhiran ’ng’ . 

Meski begitu, rumus tersebut tidak berlaku untuk istilah gnaro

Lagi-lagi pelafalan menjadi pertimbangan utamanya. (adk/by)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tentara #Arek Malang #kamus malangan