RADAR MALANG — Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) menjadi kesempatan pertama atau kedua bagi peserta untuk mengejar impian melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan. Mewujudkan impian tersebut tentu membutuhkan persiapan yang matang agar peserta lebih siap dan percaya diri saat menghadapi ujian.
Persiapan UTBK tidak hanya sebatas belajar materi ujian, tetapi juga mencakup pemenuhan persyaratan dan ketentuan teknis yang kerap dianggap sepele. Padahal, kelalaian dalam menyiapkan persyaratan dapat menggagalkan keikutsertaan peserta dalam ujian. Oleh karena itu, kelengkapan dan kesesuaian persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku wajib diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan mengikuti ujian. Berikut penjelasan lengkapnya.
Belajar dalam Jangka Waktu Pendek
Masih banyak peserta yang menunda belajar meskipun pelaksanaan UTBK masih cukup lama. Padahal, belajar sejak jauh hari akan membuat persiapan menjadi lebih maksimal. Belajar dalam jangka waktu singkat berisiko menimbulkan berbagai masalah saat ujian berlangsung, seperti kurangnya pemahaman materi, meningkatnya risiko burnout, serta kelelahan mental.
Memaksa otak menyerap materi dalam jumlah besar dalam waktu singkat dapat memicu gangguan kesehatan, kelelahan fisik, hingga ketidakstabilan emosi. Pola belajar jangka pendek juga meningkatkan risiko kegagalan, sehingga peserta dianjurkan untuk mempersiapkan diri sejak dini demi kenyamanan dan hasil yang optimal.
Kurangnya Latihan Soal dan Evaluasi
Sebagian peserta masih menganggap remeh latihan soal dan evaluasi dalam proses persiapan UTBK. Padahal, dengan sering berlatih, otak akan lebih terbiasa mengenali pola soal. Evaluasi setelah latihan juga membantu peserta memahami kesalahan yang dilakukan sebelumnya.
Kurangnya latihan soal dan evaluasi sering menjadi penyebab utama kegagalan karena peserta tidak memahami materi secara menyeluruh. Hal ini membuat peserta kesulitan mengerjakan soal dan akhirnya menjawab secara asal-asalan.
Menganggap Remeh Beberapa Subtes
Beberapa peserta hanya fokus belajar pada subtes tertentu dan mengabaikan subtes lain yang dianggap sudah dikuasai. Hal ini sering terjadi pada peserta yang memiliki waktu belajar terbatas. Meskipun merasa sudah memahami suatu subtes, latihan tetap perlu dilakukan secara konsisten untuk menghindari kesalahan yang dapat menyebabkan kegagalan dalam UTBK.
Mengabaikan Ketentuan Teknis saat Pelaksanaan Ujian
Ketentuan dan persyaratan teknis pelaksanaan UTBK sering kali diabaikan atau tidak dipersiapkan sejak jauh hari. Padahal, kesalahan teknis dapat berakibat fatal, bahkan berujung pada diskualifikasi.
Pelanggaran teknis umumnya terjadi akibat kurangnya literasi peserta terhadap prosedur yang telah ditetapkan panitia, termasuk membawa barang-barang yang dilarang. Meski sering dianggap sepele, mengabaikan ketentuan teknis dapat menyebabkan peserta gagal mengikuti ujian.
Baca Juga: SNBT Semakin Dekat, Simak Persyaratan Peserta yang Perlu Disiapkan
Asal Memilih Program Studi
Pemilihan program studi seharusnya disesuaikan dengan minat dan bakat. Tanpa keduanya, mahasiswa berisiko menjalani perkuliahan dengan berat, sulit beradaptasi, bahkan berpotensi berhenti di tengah masa studi. Program studi yang sesuai minat dan bakat akan membuat proses perkuliahan terasa lebih ringan dan berkelanjutan.
Acuh terhadap Kesehatan Fisik dan Mental
Sebagian peserta terlalu fokus pada pengerjaan soal hingga mengabaikan kesehatan fisik dan mental. Padahal, kondisi kesehatan yang buruk dapat menurunkan fokus, mengganggu performa ujian, bahkan menyebabkan peserta tidak dapat hadir saat ujian berlangsung.
Berbagai aspek tersebut sering diremehkan oleh peserta UTBK, padahal dapat menjadi faktor utama penyebab kegagalan. Dengan tidak menganggap remeh setiap tahapan persiapan, peserta akan lebih siap dan mampu menghadapi ujian tanpa rasa khawatir berlebihan.
Penulis: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian