Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sehari, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Dilanda Longsor 10 Kali

M
Penulis: Mahmudan❯
MULAI NORMAL: Personel BPBD Kabupaten Malang membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan Desa Sukomulyo, Pujon menggunakan air kemarin.
MULAI NORMAL: Personel BPBD Kabupaten Malang membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan Desa Sukomulyo, Pujon menggunakan air kemarin.

PUJON – Pekan ini Pujon diterjang banjir berkali-kali. Dalam kurun sembilan hari, 13-21 Januari lalu, kawasan tersebut diterjang 16 kali longsor dan dua kali banjir. Khusus 21 Januari lalu, dalam sehari terjadi 10 kali longsor. Mayoritas di Desa Sukomulyo dan Bendosari, masing-masing tiga kali longsor.


Advertisement

Faktor utama penyebab tingginya angka bencana longsor di Pujon adalah intensitas hujan tinggi dalam sepekan. Itu menjadikan kandungan air pada tebing atau tanah makin tinggi sehingga mudah longsor.

Selain itu, berdasar asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, banjir melanda rumah warga disebabkan tumpukan sampah dan bambu yang menyumbat Sungai Baloh.

Kemarin malam (21/1), air yang meluap dari sungai mulai merendam ruas jalan di permukiman desa sekitar pukul 17.30. Awalnya hanya mengalir deras di jalan sepanjang RT 7 dan RT 8, Desa Pujon Lor saja.

BENCANA: Personel BPBD dan TNI memeriksa kondisi rumah warga Desa Pait, Kecamatan Kasembon yang terkena longsor kemarin.
BENCANA: Personel BPBD dan TNI memeriksa kondisi rumah warga Desa Pait, Kecamatan Kasembon yang terkena longsor kemarin.

“Makin malam, banjir juga merendam rumah warga di Desa Ngroto dan Desa Sukomulyo,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin.

Advertisement

Sekitar pukul 22.00 banjir sudah mulai surut. Luapan menyisakan tumpukan sampah yang berserakan di ruas jalan. Petugas dan warga bergerak menggunakan eskavator untuk membersihkan sampah agar tidak kembali menyumbat sungai. Sementara di area lebih tinggi di Jalan Provinsi Malang-Kediri terjadi tanah longsor.

Rata-rata tebing yang runtuh memiliki tinggi 7 meter sampai 10 meter dengan lebar sekitar 5 meter. Warga dan petugas bahu membahu membersihkan material longsor agar lalu lintas kembali normal.

Akibat puluhan kali longsor, lima rumah mengalami kerusakan. Rumah korban longsor umumnya berada di bawah tebing dan sebagian bangunan hancur tertimpa material. “Seluruh pembersihan kami fokuskan hari ini (kemarin, 22/1) dengan mengerahkan seluruh masyarakat dan petugas untuk pemulihan,” pungkas Sadono. (aff/dan)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Longsor Kabupaten Malang Capai 75 Kejadian dalam 10 Bulan, Pujon Paling Rawan

Longsor Kabupaten Malang Capai 75 Kejadian dalam 10 Bulan, Pujon Paling Rawan

BPBD Kabupaten Malang mencatat 75 kejadian longsor sepanjang Januari-Oktober 2026. Pujon menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak.

Hujan Lebat Picu Longsor di Aceh Tengah, 1 Meninggal dan 13 Luka

Hujan Lebat Picu Longsor di Aceh Tengah, 1 Meninggal dan 13 Luka

Bencana tanah longsor melanda Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu malam (13/9), menyebabkan satu warga meninggal dunia dan 13 lainnya luka-luka.

Cegah Banjir, Pemkot Malang Normalisasi Saluran Drainase di Dua Titik

Cegah Banjir, Pemkot Malang Normalisasi Saluran Drainase di Dua Titik

Ancaman banjir di sejumlah kawasan di Kota Malang mulai diantisipasi. Salah satunya dilakukan dengan membersihkan tumpukan sampah di beberapa drainase.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer