Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pekerja Pabrik Kertas Meninggal Terjepit Mesin

F
LOKASI MUSIBAH: Polisi melakukan olah tempat kejadian kasus kecelakaan kerja di PT Gaya Baru Paperindo, Jalan kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun, kemarin.
LOKASI MUSIBAH: Polisi melakukan olah tempat kejadian kasus kecelakaan kerja di PT Gaya Baru Paperindo, Jalan kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun, kemarin.

MALANG KOTA – Kasus kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa terjadi di Kota Malang kemarin (29/10).


Advertisement

Seorang pekerja pabrik kertas bernama RY, 65, meninggal dunia setelah terjepit alat produksi kertas di PT Gaya Baru Paperindo, Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun.

Lelaki asal Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, itu sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi tidak tertolong.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15.

Advertisement

Saksi yang pertama kali mengetahui kecelakaan kerja itu adalah karyawan bernama Luki.

 ”Mengetahui kejadian itu, saksi segera menekan tombol darurat agar alat penggiling mati dan meminta bantuan untuk mengeluarkan korban,” kata Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto.

Berdasar keterangan Luki, pagi itu dia melihat sebagian tubuh korban sudah dalam kondisi terjepit mesin.

Advertisement

Seluruh tangan kanannya terjepit hingga ke bagian pundak dan mengeluarkan darah.

Tangan kiri juga mengalami hal yang sama, mulai dari ujung jari sampai dengan siku.

Sementara posisi pipi kanan korban menempel pada mesin.

Setelah mematikan tombol darurat, Luki memanggil dua rekannya yang bernama Hamzah dan Imam untuk membantu melepaskan bagian tubuh LNH yang terjepit mesin.

Kemudian mereka membawa korban ke Rumah Sakit Panti Nirmala menggunakan mobil Suzuki APV berwarna putih.

”Tapi nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan meninggal di rumah sakit,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua RT 8 Kelurahan Ciptomulyo, Dilli, mengaku mendengar kecelakaan kerja itu dari petugas Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Namun dia belum mendapat informasi detail tentang kronologi kejadiannya.

Yang dia tahu, kasus itu ditangani Polsek Sukun dan Polresta Malang Kota.

”Kalau pabrik kertasnya sudah berdiri puluhan tahun. Tapi untuk kejadian seperti ini baru pertama kali,” tandasnya. (mel/fat)

Advertisement
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Museum Mpu Purwa Malang Punya Koleksi Arca dan Prasasti Bersejarah 

Museum Mpu Purwa Malang Punya Koleksi Arca dan Prasasti Bersejarah 

Museum Mpu Purwa Malang menyimpan berbagai koleksi arca dan prasasti dari masa kerajaan. Salah satunya Arca Ganesya Tikus yang ditemukan di Lawang dan menjadi koleksi unik di museum.

Lestari Run Malang 2026 Kembali Digelar, Kini Buka Kategori 5K 

Lestari Run Malang 2026 Kembali Digelar, Kini Buka Kategori 5K 

Lestari Run Malang 2026 kembali digelar pada 27 September dengan kategori 5K dan 10K. Ajang lari ini menargetkan 3.000 peserta dan menyiapkan hadiah hingga Rp5 juta bagi para pemenang.

Mahasiswa FK UB yang Lompat dari Lantai 6 Jalani Operasi, Kondisi Stabil tapi Belum Sadar

Mahasiswa FK UB yang Lompat dari Lantai 6 Jalani Operasi, Kondisi Stabil tapi Belum Sadar

Mahasiswa FK UB berinisial R masih dirawat intensif di ICU RSSA setelah menjalani operasi. Kondisinya stabil, tetapi kesadaran belum pulih.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer