Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kebakaran Mobil di Sedayu Turen Malang, Ada Drum dan Tangki Modif dalam Mobil

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 1 Februari 2024 | 19:52 WIB

HANGUS: Di dalam mobil yang terbakar terdapat sebuah drum dan tangki yang dimodifikasi.
HANGUS: Di dalam mobil yang terbakar terdapat sebuah drum dan tangki yang dimodifikasi.

Bocah Korban Luka Bakar Bakal Dioperasi

TUREN – Kobaran api membakar sebuah mobil Daihatsu Zebra di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Rabu pagi (31/1). 

Pengemudi mobil bernama Ahmad Sonhaji, 52, dan bocah berusia 6 tahun bernama Rizky yang duduk di jok tengah mengalami luka bakar cukup parah. 

Dugaan sementara, kebakaran itu dipicu korsleting. 

Namun polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap mobil yang di dalamnya terdapat drum dan tangki modifikasi berkapasitas besar itu. 

Pantauan wartawan koran ini kemarin, seluruh bagian di dalam mobil berpelat nomor N 1247 EW itu hangus terbakar. 

Hanya menyisakan rangka besi jok dan sebuah drum. 

Seluruh kaca mobil juga habis, termasuk lampu depan. 

Yang agak aneh, di bagian belakang mobil itu terdapat tangki modifikasi. 

Ukurannya lebih besar dibanding drum yang ada di bagian tengah mobil. 

Kapasitasnya diperkirakan lebih dari 100 liter. 

Sejumlah saksi mata mengatakan, api membesar dengan cepat dari bagian depan dan belakang mobil. 

Ahmad Sonhaji yang merupakan warga Jalan Mawar II, RT 16/ RW 5, Desa Sawahan, Kecamatan Turen, langsung keluar dari ruang kemudi. 

Dalam kondisi luka bakar, dia berusaha menyelamatkan Rizky yang duduk di bangku tengah. 

Sonhaji akhirnya berhasil membawa bocah yang juga mengalami luka bakar itu keluar dari dalam mobil. 

Kapolsek Turen Kompol Hari Subagiyo menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30. 

Api muncul dalam kondisi kendaraan berjalan ke arah Dampit. 

”Api berkobar di bagian depan dan belakang mobil,” katanya. 

Sekitar sepuluh meter setelah api pertama muncul, mobil itu pun berhenti. 

Terdengar beberapa bunyi letupan setelah pengemudi keluar dan menyelamatkan bocah di bangku tengah. 

Karena mengalami luka bakar yang cukup parah, kedua korban dilarikan ke rumah sakit. 

Sutrisno, salah seorang saksi mata, mengaku terkejut saat mengetahui ada mobil terbakar di depan rumahnya. 

Saat itu kondisi jalan sedang sepi. 

Dia juga mendengar sopir kendaraan itu berteriak minta tolong. 

Sutrisno dan beberapa warga langsung membantu memadamkan api. 

Warga tak menyangka kalau pengemudi kendaraan dan bocah yang ada di dalamnya mengalami luka bakar di hampir sekujur tubuh. 

Mereka langsung melarikan kedua korban menuju RSU Pindad. 

Sutrisno juga sempat melihat bagian belakang mobil. 

Di dalamnya terdapat tong berisi bensin. 

”Mungkin orangnya habis kulak bensin,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSU Pindad dr Ikka Tientus Trisnaning Sudarto mengatakan bahwa korban kebakaran tiba di RSU Pindad pukul 06.30. 

Keduanya memang mengalami luka bakar, namun Ikka belum bisa memastikan tingkat keparahannya. 

”Saat sampai di IGD, mereka masih bisa berkomunikasi. Bapaknya mengeluh panas di sekujur tubuh,” terangnya. 

Penanganan terus dilakukan hingga tadi malam. 

Pihak rumah sakit bahkan merencanakan operasi pada korban anak. 

Selain itu juga dilakukan perawatan oleh dokter dokter spesialis bedah dan dokter spesialis anak. 

Ditanya terkait potensi sang anak dirujuk ke rumah sakit tersier seperti RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA), Ikka belum tahu. 

”Kami masih akan menunggu perkembangan kondisi sang anak. Yang jelas saat ini sudah ditangani oleh dokter-dokter terkait,” tandasnya. 

Korban Anak Sempat Disiram Air 

Menurut Ketua RW 04 setempat Endra Listy, warga sempat membantu memadamkan api dengan menyiramkan air dari sisi kiri mobil. 

Itu ditujukan untuk membantu Sonhaji mengeluarkan Rizky dari mobil yang terbakar. 

Bocah itu kemudian dibawa ke depan dealer Honda Yana Kartika yang berada di seberang. 

”Anaknya sempat disiram dengan air,” lanjut Endra. 

Namun luka bakar yang dialami Rizky sangat memprihatinkan. 

Bajunya seperti menyatu dengan kulit. 

Rambutnya ikut terbakar. 

Warga pun tidak berani mendekat, sehingga hanya bapaknya saja yang memberikan pertolongan. 

Endra melanjutkan, api sebenarnya sempat padam, namun muncul kembali setelah disiram dengan air. 

Karena posisi mobil juga dekat dengan kabel listrik, warga memutuskan untuk mematikan listrik sementara waktu. 

”Kami melihat ada drum berisi bensin di dalam mobil. ”Kelihatannya mobilnya dimodifikasi supaya bisa diisi bensin,” tuturnya. 

Informasi yang diterima Endra, seorang warga di wilayah RW 04 juga sempat melihat mobil tersebut keluar dari SPBU di Jalan Gatot Subroto. 

Saat mobil berjalan mendekati lokasi kejadian, tampak ada percikan api dari bagian depan. 

”Pengemudinya dipanggil-panggil oleh warga, tapi tidak mendengar. Sampai akhirnya diberhentikan di depan Toko Roti Lois,” tandasnya. (iza/mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kebakaran #malang #turen