MALANG KOTA - Putri Kurnia, 26, harus kehilangan nyawanya pada Selasa dini hari (9/4).
Perempuan asal Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo itu tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Dia tewas setelah ditabrak dua kendaraan secara bergantian.
Dalam kejadian pukul 01.00 tersebut, kendaraan pertama yang menabrak Putri ialah Daihatsu Terios nomor polisi (nopol) BE 1334 YK.
Pengendara Terios bernama Anjar Pinardi pria 46 tahun asal Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Lampung.
Kemudian kendaraan kedua adalah truk tangki nopol N 8086 AP yang dikemudikan Santoso, 44, asal Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota Iptu M Isrofi mengatakan kecelakaan di depan toko meubel Yessy itu bukan tergolong tabrakan beruntun.
Korban diketahui menyeberang jalan dari timur ke barat.
Dia langsung disambar Terios milik Anjar yang melaju cukup kencang dari arah utara menuju selatan, dari arah Sawojajar ke Kedungkandang.
“Karena tidak mengutamakan penyeberang jalan melintas, akhirnya terjadi tabrakan,” ucap Isrofi.
Putri pun terpental ke sisi barat jalan.
Tapi belum mencium aspal, tubuh Putri sudah disambar kendaraan lain.
“Dari arah berlawanan, dari arah selatan ke utara muncul truk tangki itu. Korban kena tabrak juga,” imbuh Isrofi.
Tak pelak Putri pun meregang nyawa karena ditabrak dua kendaraan.
Korban mengalami cidera parah di kepalanya.
Kedua kendaraan penabrak itu diketahui sama-sama mengalami kerusakan di bagian bemper.
Bumper Terios silver penyok, sedangkan pada truk tangki hanya baret.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut. (biy/fin)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana