Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Musrenbang Kelurahan Purwantoro Prioritaskan Kesejahteraan Warga melalui Pelatihan UMKM pada 2027

Aditya Novrian • Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:00 WIB

UNTUK WARGA: Lurah Purwantoro Dwi Cahyono menyampaikan arahan dalam musrenbang kelurahan pada Kamis (15/1). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)
UNTUK WARGA: Lurah Purwantoro Dwi Cahyono menyampaikan arahan dalam musrenbang kelurahan pada Kamis (15/1). (Nahdiatul Affandiah/Radar Malang)

MALANG KOTA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Purwantoro mulai mengerucutkan arah pembangunan tahun 2027. Bertempat di Kantor Kelurahan Purwantoro, Kamis (15/1), sekitar 120 peserta yang terdiri dari perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan RT/RW duduk bersama membahas program prioritas yang akan diusulkan.

Hasilnya, mayoritas usulan warga mengarah pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM). Beragam pelatihan diusulkan, mulai dari pengelolaan permodalan, barista, pembuatan kue kering, hingga sertifikasi produk halal, perizinan usaha, dan pembuatan konten digital untuk mendukung pemasaran UMKM.

Baca Juga: Pemkot Malang Perkuat Transparansi Informasi Publik lewat Sistem Digital

Selain itu, warga juga mengajukan pelatihan ketahanan pangan, pengolahan sampah, pembuatan minuman herbal, komunikasi publik, perawatan jenazah, hingga pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan. Lurah Purwantoro Dwi Cahyono menilai, kualitas usulan masyarakat tahun ini mengalami peningkatan signifikan.

”Kalau dibandingkan usulan tahun 2026, dulu masih banyak yang mengarah pada pengadaan barang. Sekarang sudah mulai bergeser ke pemberdayaan,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Kebut 3 Proyek Jelang Akhir Tahun Semua Ditarget Rampung sebelum 15 Desember 2025

Perubahan tersebut juga dipengaruhi oleh kebijakan program Rp 50 juta per RT yang memasuki tahun kedua. Melihat potensi UMKM di Purwantoro yang cukup besar, kelurahan pun mengarahkan fokus program pada sektor tersebut.

Camat Blimbing Widi E. Wirawan menegaskan, keterbatasan anggaran menuntut usulan yang matang dan selektif. Pihaknya akan memilah program yang paling mendesak untuk difasilitasi.

Tahun ini, pengentasan kemiskinan melalui pelatihan dan penguatan keterampilan menjadi prioritas utama.

”Sejalan dengan arahan wali kota untuk turut menangani persoalan perkotaan seperti kemacetan, banjir, pengelolaan sampah, serta stunting,” tegas dia. (aff/adn)

 

Editor : Aditya Novrian
#Musrenbang #purwantoro