SURABAYA – Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) berencana menaikkan harga tiket masuk menjadi Rp 25.000.
Hal itu dilakukan untuk mengimbangi beban operasional yang tahun lalu sempat merugi hingga Rp 602 miliar.
DPRD Surabaya meminta kenaikan tarif harus disosialisasikan secara luas ke masyarakat.
Direktur Keuangan dan SDM PDTS KBS Mochamad Nahroni mengatakan harga tiket masuk (HTM) ke KBS akan naik hingga 67 persen dari tarif sekarang yang hanya Rp 15.000.
Nantinya, tarif itu akan berlaku flat.
Artinya antara hari biasa, libur nasional, dan akhir pekan akan sama.
Tarif itu dinilai masih terjangkau oleh masyarakat.
Dia menjamin, kenaikan tarif akan disertai dengan peningkatan fasilitas.
”Kami akan menambah tiga wahana permainan baru,” terangnya.
Terkait pemberlakuan tarif baru, pihaknya belum bisa memastikan.
”Namun, rencana awal diberlakukan pertengahan tahun ini. Juni atau Juli. Pas momen libur sekolah,” ujarnya.
Sementara Anggota Komisi B DPRD Surabaya Enny Minarsih mengatakan, perlu dikaji lebih lanjut.
Namun sejumlah tanggapan masyarakat tidak terlalu merasa keberatan atas kenaikan tiket masuk.
Asalkan, kenaikannya tidak terlalu tinggi.
”Waktu saya buka ke publik, sebagian usul naik Rp 5.000 saja, jadi Rp20.000. Karena memang sudah puluhan tahun tidak naik dan sekarang ada renovasi serta spot baru yang lebih Instagramable,” kata Enny.
Namun bila benar tiket naik menjadi Rp 25.000, artinya terjadi kenaikan Rp10.000 dari tarif sebelumnya.
Hal tersebut perlu dikomunikasikan secara terbuka agar masyarakat tidak merasa terbebani. (ian/gal/adn)
Editor : A. Nugroho