Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Rindu Masakan Ibu? Ini 3 Warung Legendaris di Malang yang Bikin Ingat Masakan Rumahan!

Aditya Novrian • Senin, 9 Juni 2025 | 18:35 WIB

Menu di Rumah Makan Pecel Kawi Hj Musilah Asli 1975 (Theresa Halim).
Menu di Rumah Makan Pecel Kawi Hj Musilah Asli 1975 (Theresa Halim).

RADAR MALANG – Kota Malang tak hanya menawarkan hawa sejuk dan suasana nyaman, tetapi juga kehangatan dari dapur-dapur sederhana yang menyimpan rasa rumahan tak tergantikan. Di tengah gempuran restoran modern dan kafe kekinian, tiga warung makan ini justru menjadi tempat pelarian bagi mereka yang rindu cita rasa masakan ibu. Mulai dari warung 24 jam hingga depot legendaris, semuanya menghadirkan pengalaman kuliner yang mengobati rindu dan membangkitkan kenangan.

Warung Bu Marni: Surga Kuliner 24 Jam

Warung Bu Marni (Fe Fern).
Warung Bu Marni (Fe Fern).

Berada di Jaan Soekarno Hatta No No.T3XW, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Warung Bu Marni jadi solusi tepat untuk perut lapar kapan saja. Buka 24 jam setiap hari, tempat ini selalu ramai oleh mahasiswa, pekerja, dan warga sekitar yang mencari kehangatan dari sepiring nasi dan lauk sederhana.

Baca Juga: Wajib Coba! Ini 5 Warung Ketan Enak Dekat Kampus di Malang

Hanya dengan Rp8.000 hingga Rp20.000, pengunjung bisa memilih sendiri aneka lauk mulai dari tempe mendoan, telur balado, hingga sayur lodeh. Konsep prasmanan dan suasana ndeso membuat siapa pun merasa seperti pulang ke rumah nenek.

Depot Semeru: Jejak Cita Rasa dari Tahun 1962

Depot Semeru Malang (Ronald Kurniawan).
Depot Semeru Malang (Ronald Kurniawan).

Bagi yang ingin menjelajah rasa klasik dari masa lalu, Depot Semeru di Jl. Semeru No.46 adalah jawabannya. Berdiri sejak 1962, depot ini masih setia menyajikan nasi mawut, nasi campur, dan aneka masakan rumahan lainnya dengan harga ramah di kantong, mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000.

Baca Juga: Gurih dan Pedas, Berikut 3 Warung Orem-Orem Legendaris yang Tetap Eksis di Kota Malang

Suasana depot yang sederhana membuatnya cocok dijadikan tempat reuni keluarga atau nostalgia bersama teman lama. Tak jarang, pengunjung datang membawa serta anak-cucu mereka untuk ikut mencicipi jejak rasa lintas generasi.

Pecel Kawi Hj. Musilah: Pecel Legendaris Rasa Ibu

Rumah Makan Pecel Kawi Hj Musilah Asli 1975 (LING 88).
Rumah Makan Pecel Kawi Hj Musilah Asli 1975 (LING 88).

Ingin sarapan sehat dan nikmat dengan bumbu kacang yang khas? Rumah Makan Pecel Kawi Hj. Musilah wajib masuk daftar kunjungan. Terletak di Jl. Kawi Kios No.43B, tempat ini dikenal luas karena kelezatan pecelnya yang telah melegenda sejak puluhan tahun lalu.

Mulai pukul 06.00 hingga 20.00 WIB, pengunjung bisa menikmati nasi pecel dengan lauk tambahan seperti ayam goreng atau telur, cukup dengan Rp12.000–Rp25.000. Banyak tokoh dan pejabat pun pernah mampir ke sini, menjadikan tempat ini bukan sekadar warung makan, tapi bagian dari sejarah kuliner Malang.

Hidangan Rumahan, Harga Bersahabat

Ketiga tempat ini menawarkan lebih dari sekadar makanan. Mereka menghadirkan pengalaman, kehangatan, dan kenangan. Suasana sederhana yang ditawarkan justru menjadi kekuatan mereka: membuat orang merasa nyaman dan akrab, seperti duduk di meja makan rumah sendiri.

Dengan harga yang bersahabat dan rasa yang tak tergantikan, tak heran jika Warung Bu Marni, Depot Semeru, dan Pecel Kawi Hj. Musilah terus menjadi destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan pencinta kuliner klasik.

Baca Juga: Tiga Warung Mie Pedas Favorit Mahasiswa Malang, Siap Bakar Lidahmu!

Makan, Pulang, dan Bernostalgia

Dalam dunia yang bergerak cepat dan penuh inovasi kuliner, kadang yang kita butuhkan hanyalah sepiring nasi hangat dan rasa familiar yang membangkitkan memori. Tiga warung makan ini membuktikan bahwa nostalgia adalah rasa yang paling lezat dan tak lekang oleh waktu. Jadi, kapan terakhir kali kamu pulang ke rasa rumahan? (my)

Editor : Aditya Novrian
#Warung Legendaris #makanan tradisional #Nostalgia #masakan rumahan #Kota Malang #kuliner malang