RADAR MALANG - Bakso khas Malang memang memiliki kelezatannya sendiri. Bakso khas Malang merupakan salah satu Hidangan yang mendatangkan banyak pengunjung untuk menikmati lezatnya olahan daging tersebut.
1. Sejarah Bakso Kota Malang
Abdul Rahman Tukiman atau yang kemudian akrab disapa Cak Man adalah orang dibalik racikan bumbu-bumbu sedap kuliner bakso ini. Warga asli Trenggalek ini pertama kali datang ke Kota Malang pada usia 21 tahun.
Abdul Rahman Tukiman mengadu nasib di Kota Malang dengan menjual hidangan bakso mulai tahun 1980 dengan status pekerja sewa yang berjualan dengan gerobak milik majikannya. Disini beliau akrab disapa Cak Man.
Tak disangka baksonya sangat laris dan banyak diminati oleh para pelanggan. Ini membuat Tukiman bercita-cita membangun usaha baksonya sendiri. Bermodalkan Rp.77.000 (kurs 1984) yang sudah dikumpulkan dari berdagang bakso keliling. Cak Man memberanikan diri untuk membuka warung bakso pertamanya. Tepatnya pada 1984, dia berjualan bakso di sebuah warung sederhana.
2. Outlet Bakso Kota Cak Man
Dengan 13 tahun yang telah diperjuangkan, Cak Man akhirnya berhasil mendirikan outlet atau rumah makan yang pertama pada tahun 1993 di Kota Malang. Pada tahun yang sama beliau memantapkan sajian baksonya tersebut dengan brand dagang Bakso Kota Cak Man. Outlet pertama Bakso Kota Cak Man ini terletak di Jalan WR Supratman C1 Kav. 13 - 14, Rampal Celaket, Kec. Klojen, Kota Malang, Jatim.
3. Kerja Keras Cak Man
Berbekal kerja kerasnya, pria kelahiran 1961 kini memiliki 19 outlet Bakso Kota Cak Man milik sendiri yang tersebar di beberapa wilayah seperti Malang, Surabaya, Jawa Tengah, dan Jakarta.
4. Pesan Cak Man kepada Generasi Muda
Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id Cak Man meminta kepada anak-anak muda tetap optimis untuk sukses. Dirinya menjelaskan kunci sukses adalah kerja keras, optimis, dan berpikir positif. Sehingga dia bisa sukses seperti sekarang ini. (cj)
Editor : A. Nugroho