MALANG – Perjalanan darat dari Malang ke Banyuwangi menjadi salah satu pilihan utama masyarakat yang ingin berlibur ke ujung timur Jawa Timur. Dengan jarak tempuh sekitar 300 kilometer, rute ini tak hanya menyajikan perjalanan panjang, tetapi juga panorama indah dan aneka destinasi wisata di sepanjang jalan.
Banyuwangi dikenal memiliki sejumlah daya tarik kelas dunia. Mulai dari Kawah Ijen dengan fenomena blue fire, Taman Nasional Baluran, hingga Pantai Pulau Merah yang memikat wisatawan lokal maupun mancanegara. Tak heran, banyak warga Malang memilih menggunakan mobil pribadi untuk bisa menikmati perjalanan dengan lebih leluasa.
Dibandingkan kereta api atau travel, mobil pribadi menawarkan keleluasaan dalam menentukan jadwal, rute, hingga tempat istirahat. Waktu tempuh rata-rata sekitar 7–9 jam, bergantung pada jalur yang dipilih dan kondisi lalu lintas.
Jalur Selatan: Lumajang – Jember – Banyuwangi
Jalur selatan menjadi rute favorit banyak pengendara dari Malang. Perjalanan ini melewati Lumajang dan Jember sebelum tiba di Banyuwangi. Waktu tempuhnya sekitar 8 hingga 9 jam, dengan kondisi jalan yang cukup padat terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Keunggulan jalur ini adalah banyaknya tempat singgah menarik. Wisatawan bisa mampir ke Ranu Klakah atau Ranu Pane di Lumajang, lalu menikmati kuliner khas Jember sebelum melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi. Meski cukup melelahkan, jalur selatan kerap dipilih karena lebih ramai dan fasilitas pendukung di sepanjang jalan lebih lengkap.
Jalur Utara: Situbondo – Baluran – Banyuwangi
Alternatif lain adalah jalur utara yang melewati Probolinggo dan Situbondo. Rute ini sedikit lebih jauh, tetapi kondisi jalan relatif lebih lengang dibandingkan jalur selatan. Waktu tempuh bisa sekitar 7 hingga 8 jam dengan mobil pribadi.
Keistimewaan jalur utara adalah pemandangan alam yang menawan. Pengendara bisa singgah di Pantai Pasir Putih Situbondo atau langsung menuju Taman Nasional Baluran sebelum masuk ke wilayah Banyuwangi. Jalur ini cocok bagi wisatawan dari Malang yang ingin menjadikan perjalanan darat sebagai bagian dari pengalaman wisata.
Dengan fleksibilitas yang ditawarkan, mobil pribadi tetap menjadi pilihan utama untuk perjalanan Malang–Banyuwangi. Selain memberi kenyamanan, pengendara juga bisa menjadikan setiap pemberhentian sebagai bagian dari cerita liburan. (id)
Editor : A. Nugroho