RADAR MALANG - Yusril Ihza Mahendra, akademisi terkemuka asal Belitung Timur, resmi dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pelantikan jajaran menteri pembantu Presiden dan Wakil Presiden tersebut berlangsung di Istana Negara pada Minggu malam, 21 Oktober 2024.
Yusril, yang lahir pada 5 Februari 1956, dikenal sebagai pakar hukum tata negara serta politisi senior dari Partai Bulan Bintang (PBB).
Mantan ketua Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Hukum (FH), Universitas Indonesia (UI).
Setelah memulai karir sebagai pengajar dengan menjadi asisten dosen, Ia akhirnya dikukuhkan menjadi Guru Besar Hukum Tata Negara pada tahun 1998.
Yusril menyampaikan pidato pengukuhan sebagai Guru Besar Hukum Tata Negara UI berjudul "Politik dan Perubahan Tafsir Konstitusi" di hadapan Rapat Senat Guru Besar yang dipimpin Rektor UI.
Yusril yang lahir di Belitung Timur tersebut memiliki darah Minang dari sang ibu yang berasal dari Aia Tabiak, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.
Selain itu, Ia juga menyandang gelar adat Datuak Maharajo Palinduang yang diberikan masyarakat Melayu Siabu Bangkinang yang masih punya garisan dengan Minangkabau.
Dari garis keturunan ayahnya, Yusril adalah seorang keturunan bangsawan.
Kakek buyutnya, Tengku Haji Muhammad Thaib, adalah seorang bangsawan Kesultanan Johor pada masanya.
Keluarga ayahnya telah menetap di belitung sejak akhir abad ke-19.
Beberapa sumber yang menjelaskan tentang Yusril, dari garis keturunan ibunya berasal dari Persia.
Ibunya merupakan cucu dari seorang ulama yang dikenal oleh masyarakat dengan nama Datuk Keramat Lais yang menyebarkan agama Islam di Belitung.
Karena berasal dari keluarga yang berilmu, Yusril mendirikan Partai Bulan Bintang bersama koleganya.
Partai ini adalah partai politik berasaskan Islam yang lahir pada 17 juli 1998 di Jakarta.
Yusril ditunjuk menjadi ketua umum dan terpilih lagi pada Muktamar IV dan V.
Yusril telah menjabat sebagai menteri dalam tiga kabinet pemerintahan Indonesia, yaitu sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan di Kabinet Persatuan Nasional (Abdurrahman Wahid-Megawati Soekarnoputri).
Menteri Hukum dan HAM di Kabinet Gotong Royong (Megawati Soekarnoputri-Hamzah Haz).
Terakhir sebagai Menteri Sekretaris Negara di Kabinet Indonesia Bersatu (Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla). (Dwi Jaya Saputra)
Editor : Aditya Novrian