Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menteri Agama Singgung Daerah PIK yang Sangat Luas Tidak Terdengar Suara Adzan

Aditya Novrian • Senin, 23 Desember 2024 | 21:00 WIB
Nasaruddin Umar Menteri Agama (sumber:pinterest)
Nasaruddin Umar Menteri Agama (sumber:pinterest)

RADAR MALANG - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, baru-baru ini menyoroti minimnya suara adzan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

Dalam sebuah pertemuan, Nasaruddin menyatakan keprihatinannya terhadap kurangnya masjid yang menonjol di kawasan tersebut.

Menurutnya, sekitar 1.000 hektare di PIK tidak terdengar suara adzan, yang mencerminkan kurangnya simbol-simbol keislaman di area tersebut.

Nasaruddin juga membandingkan dengan keberadaan rumah ibadah Buddha yang besar dan megah di PIK.

Ia menekankan pentingnya kehadiran masjid dan musala untuk memenuhi kebutuhan ibadah umat Islam di kawasan elit ini.

Menteri Agama mengimbau semua pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI), untuk lebih aktif memastikan kehadiran simbol-simbol keislaman di ruang publik.

Ia juga mengungkapkan bahwa sudah ada upaya untuk membangun musala di lantai empat salah satu bangunan di PIK, sehingga suara adzan dapat terdengar.

Selain itu, Nasaruddin mengusulkan pembangunan kompleks syariah seluas 30 hektare di PIK.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan keseimbangan dalam representasi agama di kawasan tersebut.

Dengan adanya kompleks syariah, diharapkan umat Islam tidak lagi kesulitan mencari tempat ibadah di PIK.

Nasaruddin berharap bahwa kehadiran masjid dan musala di PIK dapat memperkuat identitas keislaman dan memberikan fasilitas yang memadai bagi umat Islam.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman budaya dan agama di ibu kota. (Dwi Jaya Saputra)

Editor : Aditya Novrian
#pantai indah kapuk #majelis ulama indonesia #Suara Adzan #jakarta #menteri agama #ibadah umat islam #nasaruddin umar