RADAR MALANG – Garuda Indonesia Group telah menyiapkan 1,9 juta kursi penerbangan untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2025, yang tercatat bahwa hal ini merupakan angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Dalam konferensi pers yang diadakan pada 6 Maret 2025, Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi, mengatakan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap lonjakan permintaan penumpang selama periode liburan.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025: Pertamina Pangkas Harga Avtur di 37 Bandara
“Frekuensi penerbangan juga mengalami peningkatan signifikan. Tahun ini, kami akan menyiapkan 10.906 penerbangan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran,” jelas Ade dalam konferensi pers di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dari total 1,9 juta kursi tersebut, Garuda Indonesia menyediakan sekitar 1.027.255 kursi, sementara Citilink menyuplai sekitar 902.830 kursi.
Baca Juga: Mulai 24 Maret ASN Bisa Kerja Fleksibel untuk Kurangi Macet Mudik
Selain itu, perusahaan juga meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi 10.905 penerbangan selama musim mudik ini, dengan penambahan 341 penerbangan ekstra, 315 untuk Garuda Indonesia dan 26 untuk Citilink.
“Garuda mengoperasikan 43 unit Boeing 737 untuk rute domestik, 11 Airbus 330, serta 7 Boeing 747 untuk rute internasional. Sementara Citilink mengoperasikan 34 pesawat, yang terdiri dari 31 Airbus 320 dan 3 Airbus 72-600,” ucap Ade.
Baca Juga: Pemkot Malang Kaji Ulang Peniadaan Mudik Gratis di Kota Malang
Proyeksi pertumbuhan penumpang diperkirakan mencapai 5-8% dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan optimisme terhadap pemulihan sektor transportasi udara.
Ade R. Susardi mengungkapkan bahwa pemesanan tiket telah meningkat seiring dengan kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket pesawat selama periode mudik Lebaran.
Selanjutnya, Ade menjelaskan secara singkat mengenai gambaran puncak arus Lebaran yang akan terjadi pada 24 Maret sampai 7 April 2025.
Baca Juga: Program Mudik Gratis Ditiadakan Tahun Ini
Diketahui, saat ini sudah tercatat 550 ribu penumpang yang melakukan pembelian tiket Garuda Indonesia Group pada periode Lebaran 2025.
“Melihat adanya peningkatan pemesanan tiket setelah adanya penyesuaian harga. Tren pembelian tiket masih menunjukkan pola last-minute, tetapi kami mendorong masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal demi mendapatkan harga yang lebih baik,” lanjutnya.
Baca Juga: Prabowo Turunkan Harga Tiket Pesawat dan Tarif Tol untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2025
Kesiapan operasional maskapai ini didukung oleh pemeliharaan armada yang baik dan pelatihan kru yang memadai.
Mulai 15 Maret 2025, Citilink akan memindahkan operasional domestiknya ke Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Dengan persiapan ini, Garuda Indonesia Group berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi para pemudik Lebaran tahun ini. (tiwi)
Editor : Aditya Novrian