PONCOKUSUMO – Akses menuju Bromo dari Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo merupakan jalur padat kendaraan.
Kepadatannya akibat lonjakan jumlah kunjungan wisatawan di musim libur Lebaran.
Untuk mengantisipasi kecelakaan, Satlantas Polres Malang memasang rambu peringatan dan cermin cembung.
Sebab, kawasan tersebut termasuk rawan kecelakaan lantaran banyak tikungan dan licin.
Sebanyak 15 cermin cembung dipasang di setiap tikungan tajam dan area minim pandangan.
Untuk rambu rawan kecelakaan berisi imbauan agar pengendara berhatihati. Jumlahnya 30 imbauan.
Imbauan juga berisi peringatan kondisi jalan, mulai dari jalan menurun, menikung, terjal, dan jalan licin.
“Kurang lebih ada 30 papan imbauan dan cermin cembung yang kami pasang,” ujar Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar di sela pemasangan rambu kemarin.
Pemasangan berlangsung dua hari, 5-6 April.
Pemasangannya bertahap mulai titik strategis di kawasan Tumpang hingga Poncokusumo.
Sebab selama ini jalur tersebut dikenal memiliki karakter jalan yang sempit, curam, dan minim penerangan.
Selain memasang cermin cembung dan rambu, Bambang juga mengingatkan para pengendara untuk mempersiapkan perjalanan dengan optimal.
Mulai kondisi tubuh hingga kondisi kendaraan juga harus dalam keadaan prima.
Apalagi faktor jalan yang curam dan kerap diselimuti kabut menjadi salah satu faktor rawan kecelakaan.
Sejauh ini pihaknya memetakan lima titik trouble spot dari arah Pakis menuju Bromo.
Yaitu di simpang tiga industri, depan Wisata Wendit, simpang empat Saptorenggo, simpang empat Asrikaton, dan menuju wisata Bromo.
“Kalau terjadi kepadatan kendaraan, kami berlakukan sistem buka tutup, bergantung ketika di lapangan nanti volume meningkat drastis,” ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Ipda Andi Agung.
Selain itu, pihaknya juga membangun pos pengamanan di Kecamatan Tumpang.
Khususnya untuk memantau lonjakan kendaraan dan sentra pengaturan lalu lintas.
Harapannya, seluruh wisatawan bisa kembali dengan selamat dan menikmati wisata Bromo tanpa terjebak kemacetan selama berjamjam. (aff/dan)
Editor : A. Nugroho