RADAR MALANG - Mantan anggota grup K-pop NCT, Moon Tae-il, yang dikenal dengan nama panggung Taeil, kini terjerat dalam kasus hukum yang serius.
Pada sidang pertama yang digelar pada 18 Juni 2025 di Pengadilan Distrik Pusat Seoul, Taeil mengaku bersalah atas tuduhan pemerkosaan yang diperberat (aggravated rape).
Jaksa menuntut hukuman penjara selama 7 tahun bagi Taeil dan dua rekannya, yang juga mengaku bersalah dalam kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita asing yang dalam keadaan mabuk pada Juni 2024.
Kasus ini bermula pada 13 Juni 2024, ketika Taeil dan dua rekannya bertemu dengan korban, seorang turis asal Tiongkok, di sebuah bar di Itaewon, Seoul, sekitar pukul 02.33 pagi.
Setelah minum bersama, mereka membawa korban yang dalam kondisi tidak sadar ke sebuah kediaman di Bangbae-dong, tempat di mana perbuatan keji itu terjadi.
Jaksa mengungkapkan adanya pesan teks antar pelaku yang menunjukkan upaya mereka untuk menyembunyikan kejahatan tersebut, dengan instruksi untuk membawa dia dengan taksi dan membuat seolah-olah kejadian itu terjadi di tempat lain.
Taeil dan kedua rekannya, yang bukan figur publik, awalnya diperiksa pada Agustus 2024 dan diindak tanpa penahanan pada Februari 2025 oleh Kejaksaan Distrik Pusat Seoul.
Baca Juga: Taeil Eks NCT Diduga Kepergok Mabuk-mabukan Jelang Sidang Kasus Kekerasan Seksualnya
Sidang pertama pada Juni 2025 menghasilkan pengakuan bersalah dari semua terdakwa, dengan hukuman final akan diputuskan pada 10 Juli 2025.
Taeil mengungkapkan penyesalan mendalam atas perbuatannya, mengaku telah menyakiti korban, dan memohon keringanan hukuman.
Ia menyebutkan telah menyerahkan pernyataan penyerahan diri, mencapai kesepakatan dengan korban, dan mengikuti program pencegahan kejahatan seksual.
Taeil juga mengungkapkan bahwa ia telah dikeluarkan dari SM Entertainment dan kini bekerja paruh waktu di restoran teman untuk mencari nafkah, sementara ibunya terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya akibat kasus ini. (sai)
Editor : Aditya Novrian