Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Media Reuters Berhenti Beri Tahu Lokasi Timnya di Gaza ke Militer Israel Setelah Banyak Rekan Jurnalis Tewas

A. Nugroho • Jumat, 29 Agustus 2025 | 18:15 WIB
KEBRUTALAN: Media Reuters Berhenti Membagi Informasi Kepada Militer Israel Karena Banyak rekan Jurnalis yang Tewas Menjadi Sasaran Israel
KEBRUTALAN: Media Reuters Berhenti Membagi Informasi Kepada Militer Israel Karena Banyak rekan Jurnalis yang Tewas Menjadi Sasaran Israel

 

INTERNASIONAL - Setelah sejumlah wartawan tewas dalam serangan militer di Gaza, Reuters memutuskan menghentikan praktik berbagi lokasi tim jurnalisnya kepada militer Israel. Langkah ini diambil karena khawatir dengan keselamatan para wartawan yang berada di garis depan liputan konflik, keputusan serius menyusul tingginya korban di kalangan media yang bertugas melaporkan situasi di zona perang.

 

Dilansir dari beberapa media internasional, Reuters sebagai lembaga media internasional, kini mereka menjaga kerahasiaan lokasi para jurnalisnya dari militer Israel demi keamanan tim peliput. Keputusan ini berlaku setelah gelombang serangan yang menewaskan banyak jurnalis terjadi.

 

Di Gaza, wilayah yang kini menjadi konflik paling mematikan bagi pekerja media. Karena semakin banyak jurnalis yang menjadi korban dalam serangan, menjadikan zona ini sebagai salah satu yang paling berbahaya di dunia bagi wartawan.

 

Organisasi-organisasi seperti Committee to Protect Journalists dan Reporters Without Borders menyuarakan kecaman atas tindakan yang dianggap menyerang kebebasan pers, sekaligus mengecam impunitas atas banyaknya kasus kekerasan terhadap jurnalistik di Gaza. (cj)

Editor : A. Nugroho
#brutal #Bendera #darah #gaza #Israel #Palestina #kejam