MALANG KOTA – Berapa sebenarnya calon jamaah haji (CJH) yang berangkat dari Jawa Timur? Usai pemberhentian pemberangkatan jamaah usai saat pandemi, sejak dua tahun terakhir ternyata jumlahnya sudah kembali ke titik semula.
Kondisi ini tentu sangat melegakan. Apalagi ditambah kabar akan ada pemerataan kuota haji di semua provinsi sehingga masa tunggu keberangkatan bisa dipangkas.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, rata-rata keberangkatan jamaah haji sebelum pandemi di Jawa Timur mencapai 35 ribu orang.
Jumlah ini relatif tetap dari tahun ke tahun. Namun sejak pandemi melanda pada 2020, tak ada satu pun keberangkatan yang dilakukan karena kuota distop. Begitu pula tahun 2021.
Namun pada 2022, kuota kembali dibuka dan keberangkatan jamaah ke Makkah kembali dilakukan. Namun jumlahnya masih separonya. Total pada tahun itu ada 16.086 jamaah asal Jawa Timur yang berangkat ke Tanah Suci.
Di mana, sebanyak 1.447 di antaranya merupakan warga Malang Raya. Masing-masing 693 orang dari Kota Malang, 652 orang dari Kabupaten Malang, serta 102 orang dari Kota Batu.
Jumlah ini makin bertambah di tahun berikutnya, yakni pada 2023 dan 2024. Di mana jumlah jamaah yang berangkat sudah mencapai titik semula sebelum pandemi melanda. Di mana rata-rata per tahun sudah ada 36 ribu orang dari Jawa Timur yang berangkat menunaikan ibadah haji. (Selengkapnya lihat grafis)
Dengan jumlah kuota ini, sebenarnya masa tunggu keberangkatan haji di Jawa Timur masih 34 tahun. Namun seperti yang dilontarkan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, saat berkunjung ke Malang, Sabtu lalu (4/10), ada usulan pemerataan kuota haji untuk semua provinsi.
Jika usulan ini disetujui DPR RI, maka masa tunggu keberangkatan haji di Jawa Timur bisa semakin pendek. Dari awalnya 34 tahun menjadi 26 tahun.
”Kami sudah usulkan ke DPR RI. Jadi semua provinsi seragam masa tunggu, yakni 26,4 tahun, termasuk di Kota Malang,” ujar Irfan seperti diberitakan Jawa Pos Radar Malang dalam artikel Antrean Haji di Jatim Bakal Dipangkas.
Bahkan bukan hanya masa tunggu, Irfan juga menyebut nilai subsidi yang diterima jamaah juga akan diseragamkan bila usulan tersebut disetujui.
Tak hanya itu, menteri baru ini juga memastikan bahwa akuntabilitas juga menjadi prioritasnya. Dia bahkan mengajak KPK untuk ikut melakukan pengawasan. (*)
Grafus Jumlah Jamaah Haji yang Berangkat dari Jawa Timur
Tahun Jumlah Jamaah Haji
Jawa Timur Kota Malang Kab. Malang Kota Batu
2020 - - - -
2021 - - - -
2022 16.086 693 652 102
2023 36.532 1.165 1.522 211
2024 36.980 887 1.835 157
Sumber: BPS Provinsi Jatim
Editor : A. Nugroho