MALANG KOTA – Ibu-ibu yang tergabung dalam pokja 3 PKK Kota Malang mempunyai cara tak biasa untuk menanggulangi sampah. Salah satunya melalui fashion. Kemarin (15/1) mereka berlenggak-lenggok di gedung Malang Creative Center (MCC), Jalan A Yani, Blimbing.
Mereka memperagakan busana ready to wear. Busana berbahan limbah tekstil tersebut karya dua desainer asal Malang, Malang Zizi Feyzion dan Rima Falasifa. Total ada 24 busana yang diperagakan. Mayoritas bernuansa corak batik yang digabung dengan aksen denim dan potongan kain perca.
Acara bertajuk ”Upcycle Fashion in Style” itu digelar pokja 3 TP PKK Kota Malang bersama Bank Jatim. ”Fashion show digelar sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Ketua TP PKKK Kota Malang Hanik Andriani Wahyu Hidayat di sela acara.
Limbah tekstil yang menjadi salah satu penyumbang sampah terbanyak bisa berubah menjadi busana elegan. Lengkap dengan siluet yang modis dan siap pakai. Busana yang disuguhkan juga cocok untuk berbagai usia. Mulai remaja hingga wanita dewasa. Sebab referensi pembuatan busananya mengikuti trend baju yang simple, tapi tetap timeless.
Hanik mengatakan, kegiatan tersebut menyinergikan 10 program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Yaitu Malang Idrek, singkatan dari Kota Malang yang tumbuh dengan ide kreatif. Selain itu, fashion show juga sebagai perwujudan Ngalam Laris, karena turut membantu UMKM dalam memasarkan produknya.
Di pihak lain, Ketua Panitia Upcycle Fashion in Style Dian Likos Amelia berharap agar fashion show tersebut mendongkrak penjualan produk UMKM di Kota Malang, terutama di bidang fashion. Untuk itu, pihaknya mengundang anak SMK sampai mahasiswa agar terinspirasi dan ikut meramaikan jagat fashion di Kota Malang. ”Peraga busana kami ada enam yang berasal dari TP PKK,” papar Dian yang juga Ketua Pokja 3 TP PKK Kota Malang itu.(aff/dan)
Editor : A. Nugroho