“Harapan saya, usahausaha milik mereka (pe laku UMKM, Red) bisa berkembang mengikuti tren,” kata Kabid UMKM di Diskopindag Kota Malang Baihaqie.
Program kedua Pemkot Malang untuk menggerakkan UMKM yakni pengembangan UMKM. “Biasanya kami mengadakan fasilitasi berupa Bimtek (Bimbingan Teknis) kepada pelaku UMKM. Salah satu temanya yakni peranperan usaha mikro dalam pengadaan barang dan jasa,” lanjutnya. Dengan begitu, pelaku ekonomi akan lebih memahami peran mereka dalam meningkatkan perekonomian, salah satunya melalui pengadaan barang dan jasa.
Dia mengungkapkan, jumlah UMKM juga mengalami peningkatan dari tahun 2021 lalu. Jika sebelumnya berjumlah 17.870 UMKM, ta hun 2022 menjadi 19.170 UMKM. Namun, dari belasan ribu UMKM tersebut, hanya 300 pe laku UMKM yang mengikuti pelatihanpelatihan, 90 pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan, dan 1.359 pelaku UMKM yang meng ikuti fasilitasi. “Karena kami sistemnya pendaftaran, jadi ya siapa yang berminat dan membutuhkan silakan ikut. Jika tidak berminat ya tidak masalah,” pungkasnya. (yun/dan) Editor : Mardi Sampurno