MALANG– Sebagai bentuk komitmen yang berkelanjutan terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan, Bentoel Group kembali memberikan donasi 50 unit laptop untuk mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Malang Raya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari Gerakan Inklusi Digital yang bertujuan untuk memastikan bahwa UMKM dapat mengakses teknologi dan meningkatkan keahlian digital mereka.
Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh berbagai koperasi di Malang Raya pada Sabtu (8/7) Bentoel Group secara simbolis menyerahkan donasi 50 unit laptop kepada komunitas UMKM Malang.
Serah terima donasi dilakukan oleh Latifu Shabur, Head of Operations Regulatory Affairs Bentoel Group kepada Andreas Eddy Susetyo, M.M., yang mewakili para pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Acara serah terima donasi ini diadakan dalam rangkaian acara Penyuluhan Jasa Keuangan: Peningkatan Literasi Keuangan Syariah untuk Koperasi di Malang Raya, yang difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan Malang.
Acara itu juga dihadiri oleh Sugiarto Kasmuri, Kepala OJK Malang dan Dr H Ali Hamdan MEI, Ketua Pusat KSPPS BUT Jawa Timur.
Latifu Shabur, Head of Operations Regulatory Affairs Bentoel Group mengatakan, donasi laptop dari Bentoel Group ini merupakan bagian dari Gerakan Inklusi Digital perusahaan.
Di mana Bentoel berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi kerakyatan melalui dukungan peningkatan literasi digital untuk usaha kecil mikro dan menengah.
"Kami berharap, semoga bantuan kecil dari Bentoel Group dapat memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan untuk pengembangan UMKM di Malang Raya," ujarnya.
"Kami percaya jika UMKM maju, maka Indonesia juga akan maju,. Tentunya untuk memberikan dampak yang maksimal, kita harus bergerak bersama. Kami berharap agar berbagai pihak juga turut ambil bagian dalam mewujudkan UMKM naik kelas," sambungnya.
Donasi laptop tersebut menurut ta akan menjadi sarana yang berharga dalam membangun pusat pelatihan UMKM di Malang.
Diharapkan, fasilitas ini akan membantu para pelaku UMKM untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.
"Donasi laptop itu akan menjadi sarana yang berharga dalam membangun pusat pelatihan UMKM di Malang," tandas dia.
Diharapkan, fasilitas tersebut akan membantu para pelaku UMKM untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola bisnis mereka dengan lebih efektif, termasuk penguasaan teknologi yang relevan. (Jprm3/nen)
Editor : Neny Fitrin