MALANG KOTA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan BBM menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu meningkat.
Itu bisa dilihat dari antrean kendaraan di beberapa SPBU.
Seperti di SPBU Jalan Bandung kemarin.
Menurut pantauan wartawan koran ini, antrean BBM Pertamax yang biasanya hanya dua sampai lima motor, kemarin menjadi lebih panjang hingga ke jalan raya.
Hal serupa juga terjadi di SPBU Ciliwung.
Pejabat sementara Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatim Balinus Deny Sukendar memprediksi konsumsi gasoline di Malang Raya pada momen Ramadan dan Idul Fitri akan meningkat 15 hingga 17 persen.
Bila ditotal, kebutuhan per hari meningkat 564 kiloliter.
”Konsumsi normal harian sebelum Ramadan sebanyak 482 kiloliter per hari,” tuturnya.
Sementara untuk konsumsi gasoil, Deny menyebut ada penurunan 4 persen dari konsumsi normal, atau sekitar 80 kiloliter per hari.
Secara keseluruhan, di wilayah Jatim Balinus konsumsi BBM jenis gasoline meningkat sebesar 11,8 persen.
Sementara konsumsi gasoil turun -14,8 persen.
Konsumsi BBM untuk Kereta Api (KA) juga diprediksi mengalami kenaikan 31 persen atau 214 kiloliter.
Kebutuhan avtur untuk penerbangan juga diprediksi akan mengalami peningkatan 2,6 persen.
”Dengan proyeksi peak season penerbangan arus mudik pada 5 April konsumsi avtur akan naik 15 persen, dan arus balik 15 April konsumsinya diprediksi naik 11 persen,” tambah Deny.
Peningkatan tidak hanya terjadi pada konsumsi BBM saja.
Di Malang Raya, konsumsi LPG juga diproyeksikan akan naik sebanyak 7 hingga 8 persen dari normal.
”Konsumsi normal harian LPG 3 Kg itu 115 metrik ton, Sedangkan LPG Bright Gas mencapai 8 metrik ton per hari,” tutur dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi, Pertamina Patra Niaga Jatim Balinus menambah stok 5 hingga 7 persen untuk BBM dan LPG.
Stok tersebut tersebar di seluruh wilayah Jatim Balinus.
Mulai dari tempat penyimpanan hingga lembaga penyalur yang melayani konsumen.
”Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebih di awal.
Sebab, pasokan energi kami pastikan selalu tersedia,” tegas Deny.
Selain itu pihaknya juga memberikan layanan ekstra dengan membentuk Satgas Ramadan dan Idul Fitri mulai 25 Maret hingga 21 April.
Tugasnya memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi BBM maupun LPG aman.
”Di Malang Raya kami sediakan Pertamina Delivery Service 135 sebanyak tiga unit, SPBU Modular (rest area yang tidak ada SPBU) satu unit di Tol km 84A dan Mobile Storage sejumlah dua unit di kota Batu dan satu di Kabupaten Malang,” tutupnya. (dur/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana